Connect with us

NUSANTARA

Tanggul Jebol! Banjir Setinggi Pinggang Hantam Aceh Tenggara

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara memicu bencana banjir setelah tanggul di Sungai Lawe Bulan dan Sungai Kisam dilaporkan jebol pada Sabtu (26/9/2026) dini hari. Luapan air langsung menerjang permukiman warga, merendam jalan antarkecamatan hingga menenggelamkan lahan pertanian.

Salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah adalah Desa Terutung Megara Lawe Pasaran, Kecamatan Lawe Sumur. Air bah masuk ke kawasan permukiman dan memutus akses aktivitas warga akibat genangan yang menutupi badan jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai sekitar satu meter atau setinggi pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga panik dan tidak sempat menyelamatkan kebutuhan pokok dari dalam rumah.

BACA JUGA  Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana usai 18 Kecamatan Terendam Banjir

Warga setempat, Riadi Salam, mengungkapkan air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB saat sebagian besar masyarakat masih tertidur.

“Banjir diakibatkan hujan deras mengakibatkan tanggul di Sungai Lawe Bulan dan Sungai Kisam jebol sehingga memasuki pemukiman penduduk,” ujarnya.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi persawahan warga. Puluhan hektare lahan pertanian terancam rusak dan berpotensi mengalami gagal panen apabila genangan tidak segera surut.

Data sementara dari pihak desa menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material warga diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara mencatat sedikitnya enam kecamatan terdampak banjir. Hingga kini petugas masih melakukan pendataan jumlah rumah dan warga yang terkena dampak.

BACA JUGA  Sungai Cijangkelok Meluap, Tiga Kecamatan di Cirebon Terendam Banjir

Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau kondisi lapangan pascajebolnya tanggul. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi dan dapat memperparah kondisi banjir di sejumlah wilayah. (Kusuma/Mun)

TRENDING