Connect with us

PAPUA TENGAH

Amankan Keributan di Timika Indah, Tiga Polisi Terkena Panah

Aktualitas.id -

Ketiga anggota Polres Mimika yang dirawat di RSUD Mimika.
Ketiga anggota Polres Mimika yang dirawat di RSUD Mimika. Polres Mimika

AKTUALITAS.ID – Tiga anggota Polres Mimika terluka akibat serangan anak panah saat meredam keributan warga di Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Sabtu malam, (28/2/2026).

Insiden terjadi sekitar pukul 22.30 WIT ketika personel Polsek Mimika Baru merespons laporan dugaan penganiayaan di Jalan Kesehatan, Lorong Meo. Situasi di lapangan berubah ricuh setelah aparat mendapat perlawanan dari sekelompok massa.

Kasi Humas Iptu Hempy Ona mengatakan personel dilempari batu dan diserang menggunakan panah.

“Saat melaksanakan tugas, personel di lokasi mendapat perlawanan dari sekelompok masyarakat berupa lemparan batu dan serangan menggunakan anak panah,” ujar Hempy, Minggu, (1/3/2026).

Tim Opsnal Polres Mimika yang tiba sekitar pukul 22.50 WIT ikut mendapat serangan. Aparat kemudian melepaskan tembakan flashball untuk membubarkan massa dan mengendalikan keadaan.

Akibat serangan tersebut, Aipda MA dari Sat Samapta mengalami luka di jari tengah tangan kanan. Bripda WM dari Sie Propam terluka di paha kanan dan siku tangan kanan. Bripda YS dari Sat Samapta mengalami luka di kaki kiri bagian depan.

“Ketiganya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika dan menjalani perawatan dalam kondisi sadar,” ujarnya.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman turun langsung ke lokasi bersama jajaran pejabat utama dan Brimob Yon B. Ia memerintahkan personel menarik diri sementara guna mencegah eskalasi lebih luas. Personel kini disiagakan di Mako Polres Mimika, Jalan Cenderawasih.

Hempy menegaskan langkah di lapangan sudah sesuai standar operasional prosedur untuk melindungi anggota dan warga sekitar. Polisi masih memburu pelaku penyerangan.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” kata dia. (Ahmad).

TRENDING