POLITIK
Sidang Etik Jalan Terus, MKD DPR Siap Gelar Sidang Terbuka di Masa Reses
AKTUALITAS.ID – Meski DPR RI tengah memasuki masa reses, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tetap akan melanjutkan agenda sidang etik terhadap sejumlah anggota dewan. Sidang tersebut akan digelar mulai 29 Oktober 2025 mendatang.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pimpinan DPR telah menyetujui permintaan MKD untuk bersidang di masa reses.
“Pimpinan DPR sudah menerima surat dari MKD minggu lalu untuk mengadakan sidang di masa reses, dan sudah kami setujui,” ujar Dasco, Rabu (22/10/2025).
Ia menegaskan bahwa sidang tersebut akan dilakukan secara terbuka agar publik dapat mengetahui proses penegakan etik di parlemen.
“Sidang MKD di masa reses akan terbuka untuk umum, dan agendanya sepenuhnya kami serahkan kepada MKD,” katanya.
Rencana sidang terbuka ini menjadi sorotan karena MKD disebut tengah memproses beberapa laporan dugaan pelanggaran etik anggota DPR yang dianggap penting untuk segera ditangani.
Dengan izin dari pimpinan DPR, MKD kini memiliki ruang untuk memastikan proses penegakan etik tidak tertunda selama masa reses.
“Agenda persidangan akan dimulai pada 29 Oktober 2025, dan kami harap bisa berjalan transparan sesuai ketentuan,” tambah Dasco.
Langkah ini menunjukkan komitmen DPR dalam memperkuat akuntabilitas dan menjaga integritas lembaga legislatif di mata publik. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL06/11/2026 06:00 WIBAksi Seribu Lilin, LPI DesakBongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 05:00 WIBDKPP Resmi Lantik 228 Pengawas Etik Pemilu se-Indonesia
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara