Connect with us

RIAU

Wartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026

Aktualitas.id -

Wartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026

AKTUALITAS.ID – Halaman Sekretariat PWI Kabupaten Bengkalis di Jalan Hasanuddin mendadak dipenuhi adu taktik dan gengsi pada Selasa (22/9/2026) malam. Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bengkalis resmi memanaskan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 dengan menggelar turnamen Domino dan Tenis Meja yang mempertemukan berbagai elemen lintas instansi.

Bupati Bengkalis Kasmarni, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahruddin, membuka langsung kompetisi yang mempertemukan para jurnalis, birokrat, aparat penegak hukum, hingga masyarakat umum tersebut.

Syahruddin menegaskan bahwa arena pertandingan ini bukan sekadar ajang unjuk gigi mengejar trofi, melainkan medan untuk merajut solidaritas. Ia mengingatkan para peserta untuk tidak melupakan esensi dari olahraga itu sendiri di tengah tingginya tensi kompetisi.

BACA JUGA  Karhutla di Riau Capai 1,041.74 Hektare Sejak Awal 2026

“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah bagaimana menjaga sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan. Sinergi antara pers dan pemerintah selama ini sudah terbangun kuat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, dan turnamen ini mempertegas hal itu demi terwujudnya Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera,” ujar Syahruddin di hadapan para peserta.

Turnamen ini sukses menarik perhatian berbagai institusi kelas berat di Bengkalis. Pejabat dari Diskominfotik, Disperindag, Bea Cukai, Imigrasi, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, hingga KONI tampak turun gelanggang, membaur bersama masyarakat dan insan pers.

Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, memaparkan bahwa tema turnamen tahun ini sengaja dirancang untuk membangun SDM unggul yang sehat dan berdaya saing. Ia turut membongkar kembali rekam jejak historis SIWO PWI yang lahir di Jakarta pada 20 Juli 1966—sebuah organisasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki andil besar dalam proses lahirnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

BACA JUGA  Kasus Karhutla di Riau, Polisi Tetapkan 46 Tersangka

“Olahraga tidak hanya soal kompetisi otot atau otak di atas meja. Ini adalah ruang diplomasi sosial untuk menanamkan disiplin. Kami berharap turnamen ini tidak cuma mencetak juara, tapi membuktikan bahwa menjunjung tinggi persaudaraan adalah kemenangan yang paling nyata,” tegas Adi Putra.

Pertandingan Domino dan Tenis Meja ini akan terus bergulir dalam beberapa hari ke depan, menjanjikan pertarungan sengit namun tetap dibalut gelak tawa dan sportivitas dari para peserta lintas profesi di Kabupaten Bengkalis. (Apri/Mun)

TRENDING