Berita
Mantan Relawan Jokowi-Ma’ruf, Siap Ditunjuk Jadi Menteri
Urusan menteri adalah hak prerogatif Jokowi selaku presiden.
AKTUALITAS.ID – Sejumlah nama disebut-sebut bakal masuk menjadi menteri di kabinet Jokowi yang baru. Salah satunya adalah Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi.
Nita juga merupakan mantan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf yang membentuk organ relawan yaitu Kelompok Perempuan UMKM 4.0 (Koper).
Saat itu, Nita mengkampanyekan mengenai program-program pemerintah soal UMKM yang fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan untuk kesejahteraan keluarga di berbagai daerah Indonesia.
Namun, Nita tidak tahu bila namanya masuk dalam calon menteri jilid kedua Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Karena, urusan menteri adalah hak prerogatif Jokowi selaku presiden.
“Wah saya malah belum dengar tuh. Kan urusan menteri itu wewenang sepenuhnya di tangan Pak Jokowi,” kata Nita kepada wartawan, Kamis, (17/10).
Meski demikian, Nita tidak keberatan apabila diminta untuk membantu pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan. Menurut dia, itu merupakan panggilan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara terutama rakyat Indonesia.
“Ya kalau ditugasi oleh Pak Jokowi, saya anggap itu panggilan tugas negara. Maka, saya siap mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Karena aktif dalam organisasi IWAPI, maka Nita disebut layak menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Apalagi, Nita juga saat ini menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
“Saat ini diperlukan SDM yang unggul, maka dibutuhkan peran perempuan baik terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan serta generasi bangsa yang sehat dan potensi,” tuturnya.
-
RIAU21/06/2026 16:00 WIBDPO Kasus Curat Dibekuk Polisi di Dumai
-
NASIONAL21/06/2026 17:00 WIBPelaku Penyiksaan Perempuan di Bandung Masih Buron, Komisi III DPR Minta Polisi Bertindak Cepat
-
NUSANTARA21/06/2026 15:30 WIBTruk Hilang Kendali Seruduk Tiga Motor di Pati
-
RAGAM21/06/2026 20:30 WIB8 Tempat Wisata Terbengkalai di Indonesia, Dulu Ramai Kini Tinggal Kenangan
-
DUNIA21/06/2026 15:00 WIBTrump Sesumbar Iran Tak Punya Kekuatan Militer Lagi
-
EKBIS21/06/2026 19:28 WIBBiaya Operasional Maskapai Naik, Kemenhub Evaluasi Frekuensi Penerbangan
-
POLITIK21/06/2026 21:30 WIBNur Alam Masuk PSI, KPK Dorong Partai Politik Terapkan Due Diligence
-
NUSANTARA22/06/2026 04:30 WIBDiancam TPP Seret Guru dan Siswa Dipaksa Dukung MBG

















