Connect with us

POLITIK

Demokrat: Koalisi Harus Satu Barisan

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Tatanan politik nasional kembali bergolak usai pertemuan tertutup para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pendukung pemerintah di kediaman Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, pada Kamis (13/8/2026) malam. Pertemuan yang dikemas dalam bingkai silaturahmi tersebut memicu sinyal kuat hadirnya konsolidasi kekuatan penuh dalam mengawal sisa masa jabatan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, membongkar bahwasanya aliansi partai koalisi kini tidak lagi boleh berjalan sendiri-sendiri. Menghadapi konstelasi politik ke depan, seluruh parpol pendukung pemerintah wajib berada dalam satu komando dan ideologi politik yang seragam.

“Ada banyak agenda-agenda politik yang ini harus betul-betul disatukan. Satu barisan, satu ide, satu gagasan, meskipun barangkali nanti ada banyak usulan dan pandangan pendapat,” kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

BACA JUGA  AHY Resmi Lantik Herman Khaeron sebagai Sekjen Partai Demokrat Periode 2025-2030

Herman tak menampik bahwa ruang diplomasi ini sengaja dibuka setelah sekian lama “vakum” akibat fokus Presiden Prabowo pada penanganan ekonomi nasional. Namun, konsolidasi mendadak ini menjadi pintu masuk pembentukan barikade politik jelang berbagai perombakan regulasi krusial.

Meski diklaim belum menyentuh ranah teknis yang substantif, Herman menegaskan bahwa “mesin politik” koalisi sudah harus dipanaskan untuk mengawal sederet perubahan undang-undang strategis. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada kepentingan partai koalisi yang terlempar dari lingkaran kekuasaan.

“Ke depan tentu banyak agenda politik yang saya katakan tadi, ada Undang-Undang Pemilu, ada Undang-Undang Pilkada, mungkin juga Undang-Undang Partai Politik, hingga rekrutmen penyelenggara pemilu. Ini kan harus disamakan supaya kepentingan seluruh partai terakomodir dengan baik,” tegas Herman.

BACA JUGA  AHY Kembali Didukung Jadi Ketum Demokrat Periode 2025-2030

Sementara itu, Sekjen Gerindra Sugiono mencoba mencairkan tensi politik dengan menyebut pertemuan 12 sekjen parpol tersebut sebagai momentum silaturahmi menjelang HUT Kemerdekaan RI sekaligus refleksi dua tahun berjalannya kepemimpinan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

“Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut hari ulang tahun Kemerdekaan RI sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan,” ujar Sugiono.

Adapun jajaran elit partai yang hadir membawahi kekuatan lintas spektrum, mulai dari Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PKS, NasDem, PSI, PBB, Gelora, Garuda, hingga PRIMA. Pertemuan ini menegaskan benteng kokoh Kabinet Merah Putih dalam mencengkeram stabilitas politik parlemen maupun eksekutif. (Andrey/Mun)

TRENDING