EKBIS
Pesta Kripto Belum Usai: Ethereum Melonjak Tembus US$ 4.000
AKTUALITAS.ID – Pasar kripto pada hari ini, Senin (9/12/2024), menunjukkan pergerakan yang bervariasi, dipicu oleh kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum. Berdasarkan data dari CoinMarketCap, Bitcoin berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,39% dan kini diperdagangkan pada harga US$100.326 dengan penguatan mingguan sebesar 2,58%.
Sementara itu, Ethereum mencatatkan prestasi yang mengesankan dengan menembus level psikologis US$4.000. Meskipun Ethereum terdepresiasi 0,05% dalam 24 jam terakhir, kenaikan harga dalam sepekan mencapai 7,45%. Hal ini terjadi berkat adanya aliran dana yang memecahkan rekor dalam dana yang diperdagangkan di bursa ETF spot ether pada minggu lalu.
Sementara itu, beberapa aset lainnya mengalami penurunan. Solana melemah 1,13% dalam sehari dan tercatat mengalami penurunan mingguan sebesar 0,98%. Cardano juga tergelincir 1,26% dalam 24 jam terakhir, meskipun dalam minggu sebelumnya mencatatkan penguatan sebesar 5,52%.
Indeks CoinDesk Market Index (CMI), yang mengukur kinerja kapitalisasi pasar aset digital, naik 0,31% menjadi 4.005,08. Open interest juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,48% hingga mencapai angka US$137,86 miliar. Indeks Fear & Greed yang dilansir dari CoinMarketCap menunjukkan angka 82, menandakan bahwa pasar saat ini berada dalam fase “extreme greed”.
Kenaikan harga Ethereum juga terlihat dalam premium yang terjadi di bursa Coinbase, di mana ether diperdagangkan dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan bursa kripto paling likuid, Binance. Hal ini menjadi sinyal adanya permintaan yang kuat di kalangan investor institusional dan ritel di AS. Data dari TradingView menunjukkan bahwa pergerakan harga ether mengalami sedikit peningkatan di Coinbase, sejalan dengan pembukaan pasar AS.
Lebih lanjut, data dari Glassnode mengungkapkan bahwa alamat aktif di Ethereum meningkat secara signifikan, dari 368.000 menjadi 523.000 dalam periode 7 hari antara 24 September hingga 5 Desember. Hal ini menunjukkan adanya ekspansi aktivitas on-chain yang berpihak pada ether, dengan mekanisme “burn” berhasil membatasi pasokan token yang tersedia.
Dengan semua perkembangan ini, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda keberlanjutan dalam momentum positifnya, membawa harapan bagi para investor dan penggemar aset digital. (Enal Kaisar)
-
POLITIK27/06/2026 17:30 WIBKunjungan Jokowi ke Lampung Diwarnai Penolakan, Baliho Dicopot hingga Muncul Seruan Demonstrasi
-
EKBIS27/06/2026 11:30 WIBEkonom: Operator Seluler Manipulasi Kuota Internet
-
PAPUA TENGAH27/06/2026 16:30 WIBEmpat Nelayan Hilang di Perairan Atuka, SAR Timika Lakukan Pencarian Intensif
-
NUSANTARA27/06/2026 12:30 WIBTeror Gajah Liar Berujung Maut di Lampung Barat
-
NASIONAL27/06/2026 14:00 WIBPerlawanan Mahasiswa Melawan Tembok Kekuasaan Orde Baru
-
RIAU28/06/2026 01:10 WIBReplika Wisma Sri Mahkota Jadi Magnet Stand Bengkalis di MTQ Riau 2026
-
NASIONAL27/06/2026 13:00 WIBKematian Peserta SPPI Bertambah Jadi 5 Orang
-
RAGAM27/06/2026 14:30 WIBMisteri Gempa Bumi 8 Jam yang Mengguncang Dunia

















