POLITIK
Tentukan Sistem Pilkada, Kemendagri: Butuh Masukan dari DPR dan Partai Politik
AKTUALITAS.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa mereka tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) yang diusulkan melalui pemilihan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dalam kunjungannya ke SMAN 34 Jakarta, Selasa (17/12/2024). Dia menyatakan bahwa meskipun pengambilan keputusan harus dilakukan secara hati-hati, semakin cepat sistem pilkada ditentukan, semakin baik dampaknya terhadap waktu persiapan.
Menurut Bima Arya, Kemendagri saat ini membutuhkan masukan yang komprehensif dari berbagai pihak, termasuk akademisi, peneliti, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi non-pemerintah (NGO), serta khususnya dari partai politik dan DPR RI. Hal ini dianggap penting agar semua aspek dapat dipertimbangkan dalam menentukan sistem yang paling efisien dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD, yang muncul setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang efisiensi sistem politik di negara tetangga, Bima Arya mengatakan semua opsi memiliki kelebihan dan kekurangan. Ia mengajak semua pihak untuk berdiskusi dan membahas setiap opsi secara terbuka, guna menemukan solusi yang terbaik bagi masa depan demokrasi di Indonesia.
Presiden Prabowo sebelumnya mengungkapkan bahwa sistem pemilihan yang ada saat ini dinilai mahal dan tidak efisien jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang dapat memilih kepala daerah melalui DPRD secara bersamaan dengan pemilihan anggota dewan. Diskusi mengenai sistem pilkada ini diharapkan dapat menghasilkan konsensus yang menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. (Enal Kaisar)
-
FOTO24/08/2026 11:15 WIBFOTO: Momen Budi Arie Potong Tumpeng Rayakan HUT ke-12 Projo
-
NASIONAL24/08/2026 07:00 WIBPrabowo Siap Terbang ke NTT Usai Tinjau Karhutla Kalimantan
-
NASIONAL24/08/2026 11:15 WIBSDI Bongkar Jalan Panjang Kedaulatan Indonesia
-
JABODETABEK24/08/2026 06:30 WIBSenin Ini SIM Keliling Hadir di 5 Wilayah Jakarta
-
NASIONAL24/08/2026 09:00 WIBIsu Haji Isam Koordinator Karhutla Dibantah Tegas Istana
-
NUSANTARA24/08/2026 08:30 WIB66 Ribu Warga Kalteng Terserang ISPA
-
NASIONAL24/08/2026 10:00 WIBBPS Ungkap Data Desil 290 Juta Warga Indonesia
-
EKBIS24/08/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 6.544 Pagi Ini

















