DUNIA
Ledakan Guncang Israel, Militer Israel Perketat Keamanan di Tepi Barat
AKTUALITAS.ID – Tiga ledakan mengguncang Israel pada Kamis (20/2/2025) malam, menyebabkan ketegangan meningkat di wilayah tersebut. Tiga bus menjadi sasaran ledakan di beberapa lokasi di selatan ibu kota Tel Aviv.
Menurut Otoritas Penyiaran Israel, tiga bahan peledak yang terpasang pada tiga bus yang terparkir berbeda di beberapa lokasi di Bat Yam, selatan Tel Aviv, meledak pada Kamis malam.
Dua peledak pertama meledak dengan rentan waktu lima menit. Sementara itu, peledak terakhir meledak 15 menit kemudian. Tidak ada korban dalam insiden ini.
Sejumlah tas mencurigakan ditemukan di beberapa lokasi kejadian. Dua dari tas yang ditemukan memang berisi bahan peledak yang belum sempat aktif.
Sebuah video yang dipublikasikan oleh media lokal menunjukkan sebuah bus yang tampak terbakar di sebuah depo, serta foto bus yang hangus.
Menurut hasil penyelidikan awal, peledak-peledak ini terpasang di dalam bus dan dianggap sebagai serangan teroris.
Insiden ini menjadi pengingat akan serangan bom di bus yang pernah mengguncang Israel selama Intifada Palestina pada tahun 2000-an, meskipun serangan semacam itu kini jarang terjadi.
Militer Israel menyatakan bahwa mereka membantu polisi dan badan intelijen Shin Bet dalam penyelidikan. Polisi mengatakan sedang mencari tersangka dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat bus lain diperiksa.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Ledakan di bus ini terjadi di tengah gencatan senjata yang rapuh antara kelompok militan Palestina, Hamas, dan Israel setelah 16 bulan perang. Pada Kamis, Hamas menyerahkan jenazah empat sandera.
Gencatan senjata ini telah bertahan sejak diterapkan pada 19 Januari, meskipun Israel dan Hamas saling menuduh melakukan pelanggaran.
Serangan ini juga berlangsung kala ketegangan di Tepi Barat meningkat antara milisi lokal dan otoritas Palestina maupun militer Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan militer untuk melakukan operasi di Tepi Barat setelah serangkaian ledakan bus ini.
PM Netanyahu mengadakan pertemuan dengan menteri pertahanan, kepala militer, kepala Shin Bet, dan komisaris polisi setelah insiden itu terjadi.
Militer Israel mengatakan akan meningkatkan operasi kontra-terorisme di Tepi Barat dan telah menutup beberapa titik masuk di wilayah tertentu, meskipun tidak merinci lokasinya.
Selama sebulan terakhir, militer Israel telah melakukan operasi besar-besaran di Tepi Barat dengan alasan menargetkan kelompok militan.
Sejumlah pihak curiga momen ledakan bus ini bersamaan dengan upaya negosiasi gencatan senjata tahap dua di Gaza berlangsung antara Israel-Hamas.
Banyak pihak di Israel tak betul-betul mendukung bahkan menentang gencatan senjata di Gaza yang dianggap sebagai kekalahan Tel Aviv. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
RIAU16/07/2026 18:35 WIBPemuda Kampar Diduga Tenggelam Usai Standing di Jembatan Rantau Berangin
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
NASIONAL16/07/2026 15:00 WIBMandat Komnas Perempuan Diperluas, Rieke: Perlindungan Korban Masih Belum Optimal
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean

















