Berita
Tifatul Ingatkan Partai Gelora Jangan Bajak Kader PKS
tapi kalau sudah memilih silakan keluar dari PKS.
AKTUALITAS.ID – Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, mengingatkan seluruh kader partainya. Ucapan Tifatul terkait pembentukan Partai Gelora yang di dalamnya banyak kader eks PKS. Ia tak ingin ada kader di dalam ikut berorganisasi, tapi nyatanya punya sikap mendua.
“Bagi saya pilihan bebas, tapi kalau sudah memilih silakan keluar dari PKS. Jangan istilahnya mendua itu terus merekrut kader-kader di dalam,” kata Tifatul di sela-sela kegiatan Rakornas PKS, Jakarta, Kamis,(14/11).
Tifatul menyampaikan, soal bajak membajak bukan hanya PKS yang khawatir. Kepindahan Deddy Mizwar tentu menyinggung Partai Demokrat, karena sebelumnya mantan Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut merupakan kader potensial dari partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.
“Deddy Mizwar direkrut juga, tersinggung kan?” kata dia.
“Silakan saja. Kalau bagi saya sih mereka membuat partai baru monggo, tapi jangan ngacak-acak lagi di sini,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meyakini kader partainya tidak akan tergoda masuk Gelora. Dipimpin Anis Matta, eks Presiden PKS, kader partai dakwah dianggap sudah teruji loyalitasnya dan militan.
“Kami yakin kader PKS sudah dewasa bisa memilah mana yang memang berjuang untuk cintai negeri atau yang lain,” kata dia.
-
DUNIA28/02/2026 14:45 WIBKhamenei Dipindahkan Usai Israel Serang Ibu Kota Iran
-
DUNIA01/03/2026 00:02 WIB40 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Israel di Iran Selatan
-
JABODETABEK28/02/2026 12:30 WIBPria Tak Dikenal Tewas Terlindas Forklift di Depo Jakut
-
RAGAM28/02/2026 18:30 WIBWMI Bakal Gelar Acara Berbagi di Bulan Ramadan
-
JABODETABEK28/02/2026 14:30 WIBPemprov DKI Gratiskan MRT, LRT, Transjakarta di Idul Fitri
-
DUNIA28/02/2026 14:30 WIBIsrael Luncurkan Serangan Pendahuluan ke Iran
-
POLITIK28/02/2026 14:30 WIBPDI Perjuangan Ancam Sanksi Berat Kader Bisnis MBG
-
RAGAM28/02/2026 13:30 WIBBMKG Pastikan Isu Gempa Megathrust 2026 Tidak Berdasar Ilmiah

















