Connect with us

NASIONAL

Masyarakat Dihimbau Laporkan Kejahatan Terkait Haji Lewat Hotline

Aktualitas.id -

Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna (tengah) memberikan keterangan pers terkait Satgas Haji dan Umrah di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Divisi Humas Polri).

AKTUALITAS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang berkolaborasi melalui Satgas Haji dan Umrah, tengah melaksanakan rapat bersama.

POLRI yang tergabung dalam Satgas Haji dan Umrah, mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak kejahatan terkait haji melalui hotline (saluran siaga).

Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanang Rudi Supriatnaj, mengatakan bahwa masyarakat bisa menghubungi nomor 0812-1889-9191 untuk menyampaikan laporan.

“Jadi, ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya yang akan melaksanakan atau niat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Apabila ada hal-hal yang memang dirasa mungkin ada indikasi-indikasi penipuan, bisa melaporkan melalui hotline tersebut,” katanya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa satgas ini dibentuk hingga ke tingkat Polres.

“Dalam hal ini, kami berkolaborasi dengan Kementerian Haji itu sampai ke tingkat bawah itu ada kepala Kantor Haji, kepala kantor di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Harun Al Rasyid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mabes Polri atas kolaborasi yang terjalin dalam satgas ini.

Ia mengungkapkan Kemenhaj menerima puluhan laporan dugaan tindak pidana terkait haji setiap harinya. Dalam penanganannya, dibutuhkan langkah yang serius guna menimbulkan efek jera.

Maka dari itu, terjalinnya sinergi antara kedua lembaga ini diharapkan mampu memaksimalkan upaya memberantas tindak pidana terkait haji.

“Memang kami tidak bisa sendiri dalam hal ini makanya dukungan penuh dari kawan-kawan di kepolisian ini sangat kami butuhkan agar ke depan terkait dengan upaya-upaya pencegahan maupun penindakan terhadap tindak pidana dalam penyelenggaraan haji dan umrah ini bisa kita tegakkan,” ucapnya.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING