NASIONAL
Eddy Soeparo Yakin Antrean BBM Bakal Susut dalam Dua Pekan
AKTUALITAS.ID – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran masyarakat soal ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa stok BBM nasional disebut masih mencukupi, sementara persoalan utama berada pada terganggunya proses distribusi.
Menurut Eddy, kendala yang terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan volume BBM, melainkan gangguan rantai pasok akibat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi transportasi dan pengiriman minyak mentah maupun BBM impor.
“Kalau dilihat dari pemenuhan kebutuhan, volumenya sudah mencukupi untuk konsumsi BBM di dalam negeri. Namun, terjadi disrupsi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah yang turut mengganggu transportasi,” ujar Eddy kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa ketidakpastian jadwal kedatangan kapal serta terbatasnya armada pengangkut menyebabkan distribusi menuju terminal BBM dan kilang menjadi lebih lambat. Dampaknya, pasokan ke sejumlah daerah mengalami keterlambatan sehingga memunculkan antrean di tingkat konsumen.
Meski demikian, Eddy meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Indonesia mengalami krisis BBM.
“Kalau dilihat dari volumenya, saya kira tidak perlu khawatir karena kebutuhan akan terpenuhi. Persoalannya hanya masalah waktu,” katanya.
Politikus PAN tersebut mengakui bahwa keterlambatan distribusi telah mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, ia berharap langkah percepatan yang dilakukan pemerintah dan PT Pertamina (Persero) dapat segera memulihkan kondisi di lapangan.
Menurut Eddy, Komisi XII DPR telah bertemu dengan jajaran Pertamina. Dalam pertemuan itu, perusahaan menyampaikan komitmennya untuk mempercepat distribusi BBM ke berbagai wilayah sekaligus meningkatkan pengolahan minyak di kilang agar pasokan tetap terjaga.
Ia optimistis upaya tersebut akan mulai memberikan dampak dalam waktu dekat.
“Saya berharap dalam satu hingga dua minggu ke depan, persoalan antrean BBM dapat berkurang secara signifikan seiring distribusi yang kembali lancar,” ujarnya.
Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan proyeksi dan harapan yang disampaikan Eddy Soeparno berdasarkan informasi yang diterimanya dari Pertamina. Kondisi distribusi di lapangan tetap bergantung pada kelancaran rantai pasok, operasional logistik, dan perkembangan situasi geopolitik yang memengaruhi pengiriman energi internasional. (Mun)
-
NASIONAL12/08/2026 14:00 WIBMabes TNI Bantah Ambil Alih Keamanan
-
NUSANTARA12/08/2026 15:15 WIBTak Nikmati Keuntungan, Enam Terdakwa Kasus Tanjung Perak Minta Dibebaskan
-
NUSANTARA12/08/2026 08:30 WIBDana Desa Belum Beres, Massa Bakar Kantor Pemerintah
-
JABODETABEK12/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Polda Metro Jaya Buka 08.00–14.00
-
JABODETABEK12/08/2026 12:30 WIBPolisi Bekasi Tangkap Debt Collector Brutal
-
NASIONAL12/08/2026 13:00 WIBTanpa Sekat, KPU dan Wartawan Satu Arena
-
NUSANTARA12/08/2026 07:30 WIBPanik Diteriaki Korban, Maling Apes Terpental dan Tewas di Tempat
-
POLITIK12/08/2026 07:00 WIBWartawan Disemprot, Benny Harman Kini Minta Maaf

















