NASIONAL
CSIS Desak Koreksi Peran TNI dan Polri dalam Ruang Sipil
AKTUALITAS.ID – Penggunaan instrumen militer dan kepolisian yang semakin meluas di ruang sipil dinilai berpotensi mengancam supremasi sipil dan demokrasi. Hal ini diungkapkan oleh Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS), Nicky Fahrizal, yang menyerukan agar TNI dan Polri dikembalikan ke porsi dan mandatnya masing-masing.
Dalam diskusi publik bertajuk “Wake up call dari Jalanan: Ujian Demokrasi dan Ekonomi Kita” pada Selasa (2/9/2025), Nicky menekankan pentingnya koreksi terhadap otoritas aktor keamanan. Ia menjelaskan, normalisasi peran militer di ranah sipil dapat memicu gesekan kewenangan dan mengaburkan batas tugas antara institusi pertahanan dan keamanan.
“Koreksi terhadap otoritas aktor keamanan itu diperlukan saat ini,” ujar Nicky.
Menurutnya, solusi mendasar dari persoalan ini adalah mengembalikan TNI sebagai garda terdepan di bidang pertahanan negara, dan Polri sebagai penjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Ia menuding Revisi Undang-Undang TNI justru memberikan ruang lebih besar bagi militer untuk masuk ke ranah sipil, sementara peran kepolisian juga semakin dominan.
“Penting untuk meriset, mengembalikan peran kedua aktor ini pada porsinya, pada jalurnya sesuai porsi masing-masing,” tegasnya.
Nicky menambahkan, jika tidak ada koreksi fundamental, tatanan politik, hukum, dan demokrasi yang seharusnya berlandaskan pada supremasi sipil akan menghadapi ancaman serius. Ia melihat momentum saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyeimbangkan kembali peran pertahanan, keamanan, dan supremasi sipil.
“Karena itu, persoalan ini harus dilihat secara lebih mendalam,” tutup Nicky. (Ari Wibowo/Mun)
-
POLITIK14/04/2026 14:00 WIBFrans Saragih: Kritik Harus Bertanggung Jawab
-
RAGAM14/04/2026 13:30 WIBGerhana Matahari Total Terancam Hilang, Ini Penyebabnya
-
JABODETABEK14/04/2026 17:30 WIBIndustri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang Berhasil Diungkap
-
RIAU14/04/2026 19:45 WIBEvaluasi Polsek Panipahan, Kapolda Riau Rotasi Besar dan Perang Narkoba
-
NASIONAL14/04/2026 13:00 WIBKSP Bantah Keras Tudingan Prabowo Antikritik
-
DUNIA14/04/2026 15:00 WIBNetanyahu: Gencatan Senjata Iran Bisa Runtuh Kapan Saja
-
EKBIS14/04/2026 11:30 WIBLonjakan Emas Antam Hari Ini Bikin Pasar Kaget
-
DUNIA14/04/2026 12:00 WIBDigertak Iran, Dua Kapal Perang AS Mundur dari Selat Hormuz

















