EKBIS
Zulhas: Akhir 2027 Indonesia Tak Lagi Impor Garam
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan bahwa Indonesia bakal berhenti impor garam pada akhir tahun 2027.
“Akhir 2027 seluruh model garam, insya Allah kita sudah punya. Nggak perlu impor lagi,” ujar Zulhas di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Menurut Zulhas, saat ini impor masih dilakukan untuk kebutuhan garam industri, sementara garam konsumsi nasional sudah mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Senada dengan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan optimismenya bahwa target swasembada garam bisa tercapai sesuai rencana.
“Mulai 2025 dan 2026 impor akan dikurangi bertahap. Jadi nanti semua jenis garam—konsumsi, industri, pangan, hingga farmasi—sudah bisa kita produksi sendiri,” kata Trenggono.
Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah membangun Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan target produksi mencapai lima juta ton.
Rote Ndao dipilih karena memiliki kualitas garam terbaik berdasarkan hasil uji salinitas dan laboratorium. Pembangunan kawasan seluas 10.764 hektare itu ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2025.
Jika program ini berjalan mulus, Indonesia akan benar-benar mandiri dalam produksi garam dan tak lagi bergantung pada impor mulai akhir 2027. (PURNOMO/DIN)
-
RIAU31/10/2026 13:27 WIBPolresta Pekanbaru dan BNN Sisir 6 Tempat Hiburan Malam, Satu Orang Diamankan
-
EKBIS31/10/2026 17:00 WIBHashim Sebut Pajak Digital Mulai 9 November 2026
-
NASIONAL31/10/2026 16:00 WIBTB Hasanuddin: Jangan Asal Kerahkan TNI untuk Kawal Demonstrasi
-
NASIONAL31/10/2026 19:00 WIBBrimob Bersenjata Dobrak Ponpes Putri Jam 3 Pagi
-
Ekstra31/10/2026 20:00 WIBDaftar 15 Bank yang Ditutup OJK Sepanjang 2026 hingga September
-
DUNIA31/10/2026 15:00 WIB4 Kapal Tanker Meledak Terkena Ranjau Laut di Selat Hormuz
-
NASIONAL31/10/2026 14:00 WIBELSAM Sebut UU Satu Data Dinilai Bisa Bentrok dengan UU PDP
-
DUNIA31/10/2026 18:00 WIBAS Dilaporkan Kirim 10 Pesawat Kargo Militer ke Israel
















