NASIONAL
Perusahaan Nikel PT Wanatiara Persada Terjerat Kasus Suap Pajak
AKTUALITAS.ID – PT Wanatiara Persada (WP), perusahaan nikel terintegrasi yang mengelola tambang dan smelter di Pulau Obi, Maluku Utara, terseret perkara dugaan suap pajak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang staf perusahaan sebagai tersangka.
KPK pada Minggu (11/1/2026) menetapkan Edy Yulianto (EY), staf PT Wanatiara Persada, sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pengurusan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Kasus ini berkaitan dengan upaya pengurangan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bernilai puluhan miliar rupiah.
Perkara bermula dari proses pemeriksaan kewajiban pajak PT Wanatiara Persada untuk tahun pajak 2023. Dari hasil pemeriksaan tersebut, aparat pajak menemukan adanya potensi kekurangan bayar sekitar Rp75 miliar.
PT Wanatiara Persada diketahui merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan nikel. Berdasarkan informasi di laman resmi perusahaan, PT WP bermitra dengan Jinchuan Group Co., Ltd., perusahaan tambang asal Tiongkok.
Kegiatan operasional perusahaan berpusat di Pulau Obi, Maluku Utara, sementara kantor manajemen dan administrasi berada di Jakarta Utara. PT WP juga tercatat mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi nikel dengan luas wilayah mencapai 1.725,54 hektare, yang berlaku hingga 29 April 2031.
Penetapan tersangka terhadap staf perusahaan ini menempatkan PT Wanatiara Persada dalam sorotan publik, khususnya di tengah pengawasan ketat terhadap sektor pertambangan nikel dan kepatuhan pajak perusahaan tambang.
Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk alur dugaan suap, peran pihak-pihak terkait, serta potensi keterlibatan aktor lain dalam upaya pengurangan kewajiban pajak perusahaan. (Bowo/Mun)
-
OLAHRAGA23/06/2026 03:00 WIBInggris vs Ghana: Misi Lolos Grup L Piala Dunia 2026
-
NASIONAL23/06/2026 08:30 WIBKetua BEM FH UBK Ngaku Terima Rp 20 Juta dari Oknum Polisi Jelang Demo
-
OLAHRAGA22/06/2026 22:10 WIBSiaran Piala Dunia 2026 di Korea Utara Tak Tampilkan Laga Tiga Negara Ini
-
POLITIK22/06/2026 20:35 WIBPengamat Sebut Struktur Ketua Harian PSI Bukti Adanya Ketidakseimbangan dalam Manajemen Partai
-
NUSANTARA22/06/2026 23:30 WIBHerman Deru Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Tegaskan Komitmen Maksimalkan Kesejahteraan Masyarakat
-
NASIONAL22/06/2026 22:25 WIBLHKPN Naik Drastis, GERTAK Desak Kejagung Usut Lonjakan Harta Zita Anjani
-
JABODETABEK22/06/2026 23:00 WIBEastJakFest 2026 Jadi Motor Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Timur
-
OLAHRAGA23/06/2026 04:33 WIBJadwal Piala Dunia 2026: Pekan Sengit Penentu Kelolosan

















