OLAHRAGA
Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Pimpin Tim Indonesia
AKTUALITAS.ID – Tim Beregu putra bulutangkis Indonesia akan mengawali laga Grup D menghadapi Myanmar pada Selasa (3/2/2026), sebelum berjumpa Malaysia pada Kamis (5/2/2026) pada kejuaraan bulutangkis Asia Beregu 2026.
Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting hadir sebagai kapten tim Indonesia pada Kejuaraan Asia Beregu 2026 yang digelar di Qingdao Conson Gymnasium, China, pada 3–8 Februari.
Ginting yang baru pulih dari cedera pinggang menegaskan kesiapan dirinya untuk memimpin tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia menyebut kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama dalam ajang beregu antarnegara Asia tersebut.
“Setelah recovery semaksimal mungkin, saya siap. Diturunkan atau tidak, semuanya demi kepentingan tim,” ujar Ginting dalam keterangan resmi PBSI, Senin (2/2/2026).
Sebagai kapten, Ginting menyebut pentingnya komunikasi dan kekompakan antarpemain, terutama setelah tim menjalani jadwal padat empat seri turnamen BWF World Tour sejak awal Januari.
“Yang paling utama komunikasi harus kuat. Menang atau kalah, kami tetap satu tim dan tidak saling menyalahkan,” katanya.
Tim Indonesia telah berada di Qingdao sejak Minggu (1/2), meski belum seluruh pemain bergabung. Sejumlah pemain masih dalam perjalanan dari Bangkok, Thailand, seusai tampil di Thailand Masters 2026.
(Ari Wibowo/goeh)
-
OLAHRAGA06/03/2026 12:30 WIBLens ke Semifinal Piala Prancis, Singkirkan Lyon Lewat Adu Penalti
-
NUSANTARA06/03/2026 11:30 WIBSemeru Erupsi Lontarkan Abu Vulkanik 400 Meter
-
OLAHRAGA06/03/2026 06:30 WIBUnggulan Ketujuh Chou Tien Chen Berhasil Disingkirkan Alwi
-
JABODETABEK06/03/2026 17:30 WIBKabar Gembira! Dishub DKI Gelar Mudik Gratis Lebaran 2026 Angkutan Laut
-
OTOTEK06/03/2026 11:00 WIBSpesifikasi Sedan Premium Volvo ES90
-
DUNIA06/03/2026 13:00 WIBIran Tidak Pernah Minta Gencatan Senjata dengan AS-Israel
-
NUSANTARA06/03/2026 13:30 WIBTertemper Truk, Perjalanan KA Blambangan Ekspres Sempat Terganggu
-
DUNIA06/03/2026 19:00 WIBTrump Isyaratkan Fokus ke Kuba Setelah Perang Iran Selesai

















