POLITIK
Ketum PAN Ingatkan Kadernya untuk Tetap Rendah Hati dan Berintegritas
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengingatkan seluruh kader yang menduduki jabatan publik agar tidak bersikap sombong dan lupa diri kepada rakyat. Ia menegaskan, jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan rendah hati dan penuh tanggung jawab.
Pesan tegas tersebut disampaikan Zulhas saat memberikan sambutan dalam acara PANFest di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Zulhas, pejabat publik, baik anggota DPR maupun kepala daerah, memiliki kewajiban utama untuk melayani dan mendengar aspirasi masyarakat. Sikap arogan dan menjauh dari rakyat, kata dia, bertentangan dengan nilai dasar perjuangan PAN yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Saya minta jangan sombong, jangan lupa diri, jangan sok gaya. Jabatan itu amanah dari rakyat,” tegasnya di hadapan para kader.
Zulhas mencontohkan aktivitasnya yang hampir setiap hari menghadiri 15 hingga 18 agenda, mulai dari peninjauan program makan bergizi gratis (MBG), program ketahanan pangan, hingga kegiatan sosial lainnya. Ia menilai, kehadiran langsung di tengah masyarakat penting untuk memahami persoalan riil yang dihadapi rakyat.
Di sela kesibukannya, Zulhas mengaku selalu menyempatkan diri berdialog dengan warga. Dari dialog tersebut, pemerintah bisa memperoleh masukan yang menjadi dasar perumusan kebijakan. Bahkan, ia menyebut anggota DPR yang jarang turun ke lapangan sebagai sesuatu yang tidak bisa dibenarkan.
Zulhas juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, kedekatan dengan rakyat merupakan modal sosial yang sangat berharga, tidak hanya untuk keberhasilan program partai, tetapi juga menghadapi pemilu mendatang.
Ia mengimbau agar kader PAN tidak hanya turun ke masyarakat saat momentum Pemilu. Setidaknya tiga hingga empat hari dalam sepekan, kader diminta aktif berinteraksi dan menyerap aspirasi warga.
Dengan pendekatan tersebut, Zulhas berharap hubungan antara pejabat PAN dan masyarakat semakin erat, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar relevan dan berpihak pada kebutuhan rakyat. (Firmansyah/Mun)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 22:00 WIBAnak Durhaka! Ibu Kandung Tewas Dihabisi Pakai Kayu di Halaman Rumah
-
NASIONAL03/10/2026 10:00 WIBOmbudsman Pertanyakan Pembongkaran Klaster Mewah
-
NASIONAL03/10/2026 11:00 WIBMori Hanafi Minta Kemampuan Basarnas Terus Diperkuat Hadapi Operasi Ekstrem
-
POLITIK03/10/2026 16:00 WIBBahlil Pastikan Ada PAW Usai Bamsoet Masuk Wantimpres
-
POLITIK03/10/2026 11:45 WIBBawaslu Sebut Dapil Problematik Perlu Ditata Ulang Jelang Pemilu 2029
-
POLITIK03/10/2026 09:00 WIBPDI Perjuangan Dorong Pansus Revisi UU Pemilu

















