NASIONAL
Nurul Arifin Dukung Efisiensi Energi di DPR
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan efisiensi energi yang diterapkan di lingkungan parlemen. Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap situasi global, termasuk dampak konflik geopolitik terhadap pasokan energi.
Menurutnya, kebijakan penghematan energi bukan sekadar langkah teknis, tetapi juga bentuk keteladanan bagi masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak.
“Kebijakan ini penting sebagai contoh agar masyarakat juga lebih sadar dalam penggunaan energi,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Politikus dari Partai Golkar tersebut berharap kebijakan efisiensi energi tidak mengganggu kinerja utama DPR, termasuk fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.
Ia menilai sejumlah langkah yang telah diterapkan, seperti pembatasan perjalanan dinas, pengurangan penggunaan listrik, hingga pengaturan kendaraan dinas, merupakan langkah awal yang positif.
Nurul juga menyoroti penerapan sistem work from home (WFH) sebagai salah satu cara efektif untuk mengurangi konsumsi energi, terutama dari sektor transportasi dan penggunaan listrik di kantor.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi energi akan diperkuat mulai akhir Maret 2026.
Beberapa langkah konkret yang diterapkan antara lain pengurangan jatah bahan bakar minyak (BBM) bagi aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat eselon 1 hingga eselon 3, serta pembatasan penggunaan kendaraan operasional.
Selain itu, DPR juga memberlakukan pembatasan penggunaan listrik di gedung parlemen. Lampu di ruang-ruang yang tidak digunakan akan dimatikan maksimal pukul 18.00 WIB guna menekan konsumsi energi.
Kebijakan ini diawasi oleh tim khusus yang memastikan efisiensi berjalan sesuai rencana setiap harinya.
Dengan berbagai langkah tersebut, DPR berharap dapat berkontribusi dalam penghematan energi nasional sekaligus memberikan contoh nyata bagi masyarakat.
Langkah efisiensi ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menghadapi tantangan energi global yang semakin kompleks. (Firmansyah/Mun)
-
PAPUA TENGAH22/09/2026 07:00 WIBPDIP: Usulan Capres 2 Fraksi Masuk Akal
-
POLITIK22/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Peluang Reshuffle, Demokrat: Evaluasi Wajib
-
EKBIS22/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga BI
-
JABODETABEK22/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka di 5 Lokasi Hari Ini
-
DUNIA22/09/2026 08:00 WIBDibombardir Ukraina, Partai Putin Menang Telak 57,83%
-
NUSANTARA22/09/2026 07:30 WIBGeger! Petani Sawit Ditemukan Tewas di Pondok
-
NUSANTARA22/09/2026 08:30 WIBWay Kambas Terbakar Lagi Sejak Sabtu Malam
-
EKBIS22/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Lagi

















