NASIONAL
Prabowo: Aparat Jangan Jadi Beking Judi dan Narkoba TNI-Polri Diminta Bersihkan Diri
AKTUALITAS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada aparat negara. Dalam pidato bernada tajam saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Prabowo menegaskan aparat TNI dan Polri harus siap “mati untuk rakyat”, bukan justru menjadi alat penindasan atau beking kepentingan ilegal.
Pidato itu sontak menjadi sorotan karena Prabowo secara terbuka menyinggung praktik kolusi antara aparat dan kelompok kapitalis yang menurutnya pernah mencederai rakyat kecil.
“Semua aparat dari yang tertinggi sampai yang terendah harus mati untuk rakyat, bukan malah menindas rakyat,” tegas Prabowo.
Prabowo mengaku baru benar-benar memahami kasus kematian aktivis buruh Marsinah yang mengguncang Indonesia pada era 1990-an. Saat itu, kata dia, aparat diduga dipakai untuk melindungi kepentingan pihak tertentu.
“Saya baru sadar, baru paham, kolusi, aparat dipakai oleh kapitalis-kapitalis tertentu. Budaya ini tidak boleh kita teruskan,” ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo juga memberi ultimatum keras kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya aparat yang justru melindungi pelanggaran hukum dan praktik ilegal.
“Saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum, keadilan dan kebenaran. Tidak boleh beking macam-macam,” katanya.
Tak hanya TNI dan Polri, Prabowo juga menyoroti institusi kejaksaan dan seluruh aparat penegak hukum agar melakukan bersih-bersih internal.
Ia meminta seluruh aparat menghentikan praktik beking penyelundupan, perjudian ilegal, narkoba hingga berbagai bentuk penyelewengan lainnya.
“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang beking penyelundupan, beking narkoba, beking judi, beking ilegal ini ilegal itu,” tegasnya.
Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara kaya yang harus dijaga untuk kepentingan rakyat, bukan dikuasai segelintir kelompok yang memanfaatkan kekuasaan.
Karena itu, ia meminta aparat benar-benar mengabdi kepada rakyat dan menjadi institusi yang dipercaya masyarakat.
“Jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat,” ujar Prabowo.
Pidato keras Prabowo di Museum Marsinah itu langsung memantik perhatian publik karena dinilai sebagai sinyal kuat perang terhadap praktik penyalahgunaan kekuasaan di tubuh aparat negara. (Firman/Mun)
-
OASE04/10/2026 05:00 WIBJin Itu Ada, Tapi Jangan Asal Percaya Hantu
-
RAGAM04/10/2026 15:35 WIBAzka Corbuzier Debut Akting Lewat Home, Almost, Tayang Perdana di New York
-
EKBIS04/10/2026 07:00 WIBZulhas: Gaji Manajer Kopdes Rp8,3 Juta Bersumber dari APBN
-
NASIONAL04/10/2026 06:00 WIBAncaman Air Bah Mengintai, Ijeck ‘Sidak’ Langsung Benteng Raksasa Sungai Sei Padang
-
NASIONAL04/10/2026 13:00 WIBGerebek Klaten! Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Kontrakan
-
NUSANTARA04/10/2026 13:30 WIBBMKG Bongkar Penyebab Udara Makassar Mendadak Tak Sehat
-
DUNIA04/10/2026 15:00 WIB1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman
-
JABODETABEK04/10/2026 05:30 WIBBMKG: Sore Hujan Petir di Jakarta
















