NASIONAL
PPIH Fokus Dampingi Jemaah Lansia dan Disabilitas Menuju Makkah
AKTUALITAS.ID – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memprioritaskan pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas dalam pemberangkatan kloter terakhir gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah, Jumat (15/5/2026).
Pendampingan khusus diberikan sejak proses keberangkatan dari hotel, pelaksanaan miqat di Bir Ali, hingga perjalanan menuju Makkah. Langkah tersebut dilakukan agar jemaah rentan tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Kepala PPIH Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, mengatakan seluruh personel tetap disiagakan penuh meski jumlah jemaah pada hari terakhir lebih sedikit dibanding sebelumnya.
“Kami ingin jemaah lansia tetap nyaman menjalani proses miqat tanpa harus kelelahan berjalan jauh. Karena itu pendampingan terus kami maksimalkan,” ujar Divia.
Untuk membantu mobilitas jemaah lansia dan disabilitas, petugas menyediakan fasilitas golf car di kawasan Bir Ali. Kendaraan itu digunakan mengantar jemaah yang mengalami kesulitan berjalan menuju bus maupun area miqat.
Selain pendampingan fisik, petugas juga mengingatkan jemaah rentan menjaga kondisi kesehatan di tengah suhu panas Arab Saudi yang mencapai 42 derajat Celsius.
Jemaah diminta rutin mengonsumsi air putih, mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, serta memperbanyak waktu istirahat menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, memastikan seluruh jemaah, termasuk yang sedang sakit, tetap mendapat perhatian penuh selama proses pemberangkatan menuju Makkah.
Menurut dia, jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia akan diberangkatkan setelah dinyatakan layak jalan oleh tim medis.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan sesuai rencana. Hari ini Madinah secara resmi mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama,” kata Khalilurrahman saat memantau proses keberangkatan di Bir Ali.
Tiga kloter terakhir yang diberangkatkan berasal dari Embarkasi UPG 21, KJT 20, dan BTH 14 dengan total sekitar 1.278 jemaah. Seluruh jemaah mengambil niat ihram dan melaksanakan salat sunnah di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Berakhirnya pemberangkatan gelombang pertama dari Madinah menandai pergeseran fokus layanan PPIH ke Makkah. Pendampingan bagi jemaah lansia, disabilitas, dan berisiko tinggi kini menjadi prioritas menjelang fase Armuzna. (PURNOMO)
-
POLITIK01/07/2026 16:35 WIBSafari Politik Jokowi Sengaja Ganggu Zona Nyaman Partai Mapan
-
POLITIK01/07/2026 17:30 WIBGerindra Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi dengan PSI
-
POLITIK01/07/2026 11:30 WIBPDIP Minta BGN Bongkar Keterlibatan Kader dalam Program MBG
-
NASIONAL01/07/2026 10:00 WIBWaka MPR: Sangat Tepat Langkah Prabowo Selamatkan Industri Nasional
-
RIAU01/07/2026 20:10 WIBBengkalis Pimpin Partisipasi IHaI 2026 di Riau, Bupati Kasmarni Ajak Warga Terus Isi Survei
-
OTOTEK01/07/2026 11:00 WIBPersaingan Makin Gila, Influencer Terancam Kehilangan Cuan Besar
-
RIAU01/07/2026 13:16 WIBPolda Riau Raih Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo, Kapolda: Penghargaan Milik Seluruh Personel
-
NASIONAL01/07/2026 13:00 WIBNama Mufli Viral, Daftar Komisaris Krakatau Posco Menghilang dari Situs Resmi

















