Connect with us

EKBIS

Emas Antam Tumbang ke Rp2,754 Juta per Gram

Aktualitas.id -

Ilustrasi emas Antam, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Penurunan kali ini cukup dalam dan langsung mengejutkan pasar.

Berdasarkan data resmi laman Logam Mulia yang dipantau pukul 08.43 WIB, harga emas Antam turun drastis Rp31.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.785.000 menjadi Rp2.754.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali juga ikut merosot ke level Rp2.557.000 per gram.

Penurunan tajam ini langsung memicu perhatian investor dan masyarakat yang selama ini menjadikan emas sebagai aset aman di tengah gejolak ekonomi global.

Koreksi harga emas terjadi di tengah penguatan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga tinggi bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Kondisi tersebut membuat harga logam mulia global tertekan.

Berikut daftar terbaru harga emas Antam Kamis ini:

Emas 0,5 gram: Rp1.427.000
Emas 1 gram: Rp2.754.000
Emas 2 gram: Rp5.448.000
Emas 3 gram: Rp8.147.000
Emas 5 gram: Rp13.545.000
Emas 10 gram: Rp27.035.000
Emas 25 gram: Rp67.462.000
Emas 50 gram: Rp134.845.000
Emas 100 gram: Rp269.612.000
Emas 250 gram: Rp673.765.000
Emas 500 gram: Rp1.347.320.000
Emas 1.000 gram: Rp2.694.600.000

Meski turun tajam, banyak pelaku pasar justru memanfaatkan momen koreksi ini untuk berburu emas dengan harga lebih murah.

Namun investor juga diingatkan untuk memperhatikan potongan pajak dalam setiap transaksi emas. Sesuai aturan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Sementara transaksi buyback di atas Rp10 juta juga dikenakan potongan pajak langsung sebesar 1,5 persen untuk pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.

Pergerakan harga emas diperkirakan masih sangat fluktuatif dalam beberapa hari ke depan seiring kuatnya dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global. (Kusuma/Mun)

TRENDING