Connect with us

NASIONAL

Dudung Abdurachman Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Program MBG

Aktualitas.id -

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Dudung Abdurachman

AKTUALITAS.ID – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Dudung Abdurachman membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut merespon merespon beredarnya informasi yang mencantumkan namanya dalam daftar tokoh yang disebut terkait dengan dugaan penyimpangan program MBG.

Pernyataan tersebut disampaikan Dudung untuk merespons beredarnya informasi yang mencantumkan namanya dalam daftar tokoh yang disebut terkait dengan dugaan penyimpangan program MBG.

“Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya,” kata Dudung dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).

Mantan KSAD itu, menjelaskan keterlibatannya selama ini hanya sebatas membantu mempertemukan pengelola pesantren dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah pengurus pesantren meminta bantuan agar ribuan santri di lingkungan mereka dapat menerima manfaat program MBG.

Permintaan tersebut muncul, lanjut Dudung, sekitar enam hingga tujuh bulan lalu ketika beberapa pesantren berupaya memenuhi syarat sebagai lokasi penyedia layanan makanan bergizi. Lalu dirinya mempertemukan pihak pesantren dengan Kepala BGN saat itu, Dadan Hindayana, agar komunikasi dapat berlangsung secara langsung.

“Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, silakan hubungi staf saya. Setelah itu mereka berhubungan sendiri dan saya sudah tidak mengerti apa apa lagi,” ujarnya.

Perwira bintang empat itu menegaskan tidak pernah terlibat dalam pengelolaan maupun operasional dapur MBG. Dan tidak mengetahui perkembangan lebih lanjut setelah mempertemukan kedua pihak. Bahkan mengungkapkan dapur yang sempat direncanakan di lingkungan pesantren tersebut hingga kini belum selesai dibangun.

“Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai. Bangunnya, dapurnya pun belum terbangun,” kata Dudung. (ARI)

TRENDING