Connect with us

DUNIA

Pesawat Bomber B-52 Milik AS Meledak Saat Uji Coba

Aktualitas.id -

Ilustrasi pesawat bomber terbakar, foto: meta ai

AKTUALITAS.ID – Dunia militer Amerika Serikat kembali berduka setelah sebuah pesawat pembom strategis B-52 Stratofortress mengalami kecelakaan fatal sesaat setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, pada Senin (15/6/2026). Seluruh delapan awak yang berada di dalam pesawat dilaporkan meninggal dunia.

Pesawat tersebut diketahui sedang menjalankan misi uji coba rutin untuk mendukung program modernisasi radar. Namun, beberapa saat setelah mengudara, pesawat mengalami kecelakaan. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Seorang pejabat Angkatan Udara Amerika Serikat menyebut insiden itu sebagai tragedi besar dan menyatakan tidak ada peluang bagi para awak untuk selamat.

Tim militer segera mengamankan lokasi kecelakaan dan memulai proses identifikasi korban. Otoritas juga menyatakan bahwa keluarga para korban sedang diberi pemberitahuan secara resmi.

BACA JUGA  Warga Diminta Bertahan di Rumah Akibat Ledakan Pipa Gas

Menurut Angkatan Udara AS, awak pesawat terdiri dari personel militer aktif, pegawai sipil pemerintah, serta kontraktor yang terlibat dalam program pengujian.

Produsen pesawat, Boeing, mengonfirmasi bahwa dua karyawannya turut berada dalam penerbangan tersebut. Perusahaan menyatakan telah menghubungi keluarga korban dan memberikan dukungan kepada mereka.

Kecelakaan ini juga memicu perhatian pejabat tinggi Amerika Serikat. Sejumlah tokoh, termasuk pimpinan Angkatan Udara dan Ketua DPR AS, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seluruh awak pesawat.

Di lokasi kejadian, landasan pacu dilaporkan mengalami kerusakan dengan bekas hangus yang terlihat jelas di area sekitar titik kecelakaan. Sebagai langkah pengamanan, operasi penerbangan di pangkalan sempat dihentikan sementara sebelum dibuka kembali secara terbatas.

BACA JUGA  Madre Fire Mengamuk di California: Kebakaran Terbesar Tahun Ini Melahap 52.000 Ekar

Militer Amerika Serikat telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Proses penyelidikan diperkirakan berlangsung selama beberapa bulan karena melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pesawat, data penerbangan, serta kondisi operasional saat insiden terjadi.

Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan paling serius yang melibatkan pesawat pembom B-52 dalam beberapa tahun terakhir dan kembali menyoroti pentingnya keselamatan dalam setiap pengujian maupun pengoperasian pesawat militer berteknologi tinggi. (Mun)

TRENDING