Connect with us

OLAHRAGA

Kapolri Jadikan Pekan Olahraga Polri 2026 Ajang Cetak Atlet Menuju Olimpiade

Aktualitas.id -

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

AKTUALITAS.ID – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak sekadar menjadi agenda menyambut Hari Bhayangkara ke 80, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet jangka panjang untuk melahirkan prestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

“Pekan Olahraga Polri menjadi wadah pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet potensial, serta sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kompetisi yang sehat,” ujar Listyo Sigit di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Kapolri menjelaskan Polri saat ini membina lebih dari 30 cabang olahraga. Pembinaan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi personel kepolisian, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dengan TNI dan masyarakat melalui berbagai kejuaraan terbuka.

Dirinya memastikan level kompetisi akan terus ditingkatkan sehingga atlet binaan Polri memiliki kesempatan berkembang menuju Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional, SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

BACA JUGA  Anggota Brimob Polda Riau Gugur Usai Tugas Pemadaman Karhutla di Rokan Hilir

“Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan. Level kompetisinya akan kami tingkatkan sehingga menjadi bagian dari pembinaan menuju kejuaraan nasional maupun internasional,” katanya.

Rangkaian Pekan Olahraga Polri diawali dengan jalan sehat dan olahraga bersama saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor dari kawasan Monumen Nasional menuju Markas Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan menjelang Hari Bhayangkara ke 80.

Selain olahraga bersama, Polri menggelar Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu bola basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor sky diving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

BACA JUGA  Reformasi Polri: Kompolnas Soroti Budaya Kekerasan dan Tindakan Represif

Kejuaraan tersebut diikuti 6.698 atlet yang berasal dari unsur Polri, Tentara Nasional Indonesia, serta masyarakat umum. Jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kompetisi yang setiap tahun menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara.

Kapolri juga memberikan apresiasi kepada atlet Polri yang berhasil mengharumkan nama Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional sepanjang tahun lalu. Prestasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat budaya olahraga di lingkungan kepolisian.

“Saya ingin memberikan apresiasi kepada para atlet Polri atas prestasi yang membanggakan, di antaranya meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 serta 30 medali pada SEA Games 2025,” ucapnya.

Menurut Listyo Sigit, capaian tersebut membuktikan personel Polri mampu berprestasi tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga di bidang olahraga.

BACA JUGA  Sekjen PDIP Ajak Politisi Belajar Sportivitas dari Olahraga

Ia berharap Pekan Olahraga Polri 2026 mampu melahirkan atlet atlet baru yang dapat mengharumkan nama institusi dan Indonesia di panggung dunia. Selain mengejar prestasi, kompetisi ini juga diharapkan mempererat soliditas antarpeserta serta menanamkan semangat sportivitas sebagai bagian dari budaya organisasi Polri.

“Pekan Olahraga Polri harus menjadi ruang lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat persaudaraan dan sportivitas. Kami berharap semakin banyak atlet Polri yang mampu membawa nama Indonesia di tingkat dunia,” tutur Kapolri. (Yan)

TRENDING