DUNIA
Retak? Pejabat Israel Ungkap Mengapa AS Tak Lagi Sepenuhnya Sejalan
AKTUALITAS.ID – Seorang pejabat senior Israel mengungkap alasan mengapa Amerika Serikat dan Israel dinilai mulai menunjukkan perbedaan pendekatan dalam menyikapi Iran. Menurut Direktur Kementerian Pertahanan Israel, Amir Baram, perbedaan itu bukan terletak pada cara memahami ancaman, melainkan pada prioritas strategis masing-masing negara.
Baram menjelaskan bahwa bagi Israel, Iran dipandang sebagai ancaman yang menyangkut keberlangsungan negara. Sebaliknya, Amerika Serikat lebih memandang Iran sebagai tantangan regional, sementara perhatian strategis utamanya kini tertuju pada China dan kawasan Indo-Pasifik, termasuk isu Taiwan.
“Perbedaan antara kita bukanlah pada bagaimana kita memahami ancaman tersebut, tetapi pada prioritas kita. Bagi kita, Iran adalah ancaman eksistensial; bagi Amerika Serikat, itu adalah tantangan regional kronis, sementara Tiongkok dan kawasan Indo-Pasifik tetap menjadi perhatian utama,” ujar Baram.
Ia juga menilai sebagian kebijakan Washington yang di Israel kerap dipersepsikan sebagai sikap lemah, dari sudut pandang Amerika justru merupakan bagian dari pengelolaan risiko global yang diperhitungkan secara matang.
Menurut Baram, Pentagon juga menghadapi tantangan membagi sumber daya militer antara dukungan terhadap berbagai operasi yang sedang berlangsung dan kesiapan menghadapi kemungkinan krisis di kawasan Indo-Pasifik. Dalam konteks itu, konflik berkepanjangan di Timur Tengah dinilai tidak selalu sejalan dengan kepentingan strategis global Amerika Serikat.
Meski mengakui adanya perbedaan prioritas, Baram menegaskan hubungan kedua negara tetap penting. Namun, ia mengingatkan bahwa di bawah pendekatan kebijakan “America First”, kemitraan Amerika Serikat dengan Israel tidak dapat hanya bertumpu pada kesamaan nilai, melainkan juga harus memperhitungkan kepentingan strategis masing-masing negara.
Pernyataan Baram mencerminkan pandangan seorang pejabat Israel mengenai dinamika hubungan kedua negara. Hingga saat ini, Amerika Serikat dan Israel tetap menjalin kemitraan strategis yang erat, meskipun terdapat perbedaan penekanan dalam sejumlah isu kebijakan luar negeri. (Mun)
-
POLITIK03/07/2026 16:30 WIBSaid Didu Sebut Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan
-
NASIONAL03/07/2026 16:00 WIBOTT Bupati Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Kemenhut
-
NASIONAL03/07/2026 20:30 WIBPuan Minta Penunjukan Komisaris Berdasarkan Kompetensi
-
NUSANTARA03/07/2026 15:30 WIBDetik-Detik Pesawat PT AMA Dibakar KKB Usai Mendarat
-
OTOTEK03/07/2026 15:30 WIBApple Siapkan iPad Pro dan MacBook Pro Baru dengan Prosesor M7
-
NUSANTARA03/07/2026 17:30 WIBHerman Deru Dorong Penguatan SDM, Apresiasi Program PLCLP Pertamina sebagai Investasi Masa Depan
-
POLITIK03/07/2026 19:00 WIBKomisi II DPR Usul Gaji Kepala Daerah Dinaikkan
-
POLITIK03/07/2026 19:30 WIBSyarat Capres-Cawapres Diusung Tiga Partai Dinilai akan Hambat Figur Potensial

















