DUNIA
Untuk Beroperasi Hingga Akhir Tahun, UNRWA Membutuhkan Dana Rp1,8 Triliun
AKTUALITAS.ID – November 2025, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 2803 untuk mengimplementasikan rencana perdamaian Gaza yang disepakati oleh Israel dan Hamas pada Oktober 2025.
Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan pada pertengahan Januari fase kedua rencana tersebut, yang menetapkan penarikan Israel dari lebih banyak wilayah di Jalur Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional, dan pembentukan struktur pemerintahan baru yang mencakup Dewan Perdamaian yang dipimpin AS.
Pada Mei, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa tindakan Israel di Jalur Gaza tidak konsisten dengan inisiatif perdamaian internasional, termasuk Dewan Perdamaian.
Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) membutuhkan 100 juta dolar AS (Rp1,8 triliun) untuk terus beroperasi hingga akhir tahun, kata juru bicara UNRWA, Adnan Abu Hasna, kepada RIA Novosti, Rabu (1/7/2026) waktu setempat.
“UNRWA membutuhkan sekitar 100 juta dolar AS untuk melanjutkan operasinya hingga akhir tahun,” kata juru bicara tersebut.
Organisasi itu telah mengambil sejumlah langkah untuk menghemat dana, katanya. Namun, pengetatan lebih lanjut terhadap langkah-langkah itu dapat membahayakan layanannya di bidang perawatan kesehatan, penyediaan air, pengelolaan sampah padat, dan bidang-bidang lain yang bertanggung jawab atas layanan dasar, tambah Abu Hasna.
Pada saat yang sama, UNRWA beroperasi di daerah yang sangat sulit, ketika Jalur Gaza hancur total dan pemulihannya akan membutuhkan miliaran dolar, katanya.
Dalam hal ini, UNRWA merupakan faktor kunci untuk memastikan stabilitas regional, sementara keruntuhannya dapat menyebabkan destabilisasi di kawasan tersebut, tambah Abu Hasna.
“Sekitar 280.000 anak sekolah di Jalur Gaza belajar daring dan sekitar 60.000 melanjutkan pendidikan penuh waktu dalam kondisi kemanusiaan yang sulit,” tambah juru bicara tersebut.
Pada Rabu (1/7), Dewan Perdamaian Gaza yang dipimpin AS mengatakan bahwa UNRWA “tidak memiliki tempat di Gaza,” karena rakyat Gaza pantas mendapatkan yang lebih baik.
(Goeh Wndh)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
JABODETABEK03/10/2026 06:30 WIBAwas Hangus! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Sabtu Ini
-
OASE03/10/2026 05:00 WIBNgeri! Ini Ancaman Allah untuk Para Penipu
-
JABODETABEK03/10/2026 05:30 WIBAwas! Akhir Pekan Jakarta Diguyur Hujan
-
DUNIA03/10/2026 08:00 WIBSingapore Airlines Stop Terbang ke Dubai hingga Desember
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 07:30 WIBGeger! Kolonel TNI Pesan Sabu dari Pacar Pemasok Narkoba
-
NASIONAL03/10/2026 06:00 WIBArrmanatha Nasir Jadi Menlu, Andina: Diplomasi Harus Berorientasi Kepentingan Nasional

















