Connect with us

JABODETABEK

Bos Perusahaan Tewas Misterius di Hotel Jaksel

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Seorang pria berinisial WH (47) yang diduga merupakan pejabat di sebuah perusahaan ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2026) malam. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan petugas menemukan adanya dugaan luka tembak pada tubuh korban. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta melalui proses penyelidikan.

“Dugaannya seperti itu (ada luka tembak),” ujar Joko.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban datang ke hotel untuk menginap dan diantar oleh sopirnya. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat mengirim pesan kepada istri dan anaknya.

BACA JUGA  Penataan Trotoar Akibatkan Kabel Semrawut di Jalan Fatmawati

Menurut polisi, isi pesan tersebut berkaitan dengan permintaan maaf terkait persoalan rumah tangga. Pesan itu kemudian membuat pihak keluarga merasa khawatir dan meminta sopir untuk memeriksa kondisi korban di hotel.

Saat dilakukan pengecekan ke kamar, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Dalam penyelidikan awal, polisi menyebut terdapat dugaan bahwa korban tengah menghadapi persoalan pribadi. Meski demikian, aparat menegaskan seluruh kemungkinan masih didalami dan belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian.

Polisi juga mengungkap bahwa berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban dan istrinya disebut sedang berupaya memperbaiki hubungan mereka.

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa barang bukti, serta menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

BACA JUGA  Viral Cekcok Pesepeda Vs Pemotor di Jalur Sepeda Sudirman

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum seluruh proses investigasi selesai. (Kusuma/Mun)

TRENDING