Connect with us

NUSANTARA

Gempa M7,7 NTT Telan 38 Korban Jiwa

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melonjak drastis. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 15.00 WIB, sebanyak 38 warga dipastikan meninggal dunia dan 2.000 jiwa terpaksa mengungsi.

Pusat gempa dangkal berkedalaman 15 km di laut Nagekeo tersebut meluluhlantakkan lima kabupaten sekaligus, yakni Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Manggarai Barat.

“Korban jiwa per pukul 15.00 WIB tercatat 38 meninggal dunia, dua luka berat, 11 luka ringan, dan 2.000 warga mengungsi,” tegas Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memaparkan update darurat bencana.

Rincian korban tewas meliputi 17 jiwa di Manggarai Timur, 16 jiwa di Manggarai, 3 jiwa di Kabupaten Sikka, serta 2 korban jiwa masing-masing dari Ende dan Manggarai Barat. Enam korban tewas di Manggarai yang berhasil diidentifikasi antara lain Stefanus, Fabian, Neno, Resni, Manus, dan Yul.

BACA JUGA  Pusdalops: Korban Jiwa Bencana Alam di Sumut Sebanyak 367 Orang

Kondisi di lapangan dilaporkan sangat mencekam. Tim gabungan Basarnas, TNI, dan Polri kini tengah berlomba dengan waktu untuk membebaskan warga yang disinyalir masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

“Prioritas utama saat ini penyelamatan masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan atau terjebak di bangunan,” ujar Suharyanto mendesak proses evakuasi.

Dampak gempa tak hanya merenggut puluhan nyawa, tetapi juga melumpuhkan fasilitas vital penunjang publik. Satu rumah sakit di Maumere dan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan parah. Tak hanya itu, lima gedung terminal bandara serta dua pelabuhan utama – Pelabuhan Reo dan Maumere turut terdampak.

Akses darat terputus total di beberapa titik akibat tertutup material tanah longsor. Guna menembus isolasi wilayah, Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan alat berat, sementara BNPB menerjunkan dua helikopter serta satu pesawat fixed-wing untuk menyalurkan 50.000 paket sembako, tenda, genset, dan pasokan air bersih bagi para pengungsi. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  Tragedi Penembakan di Sekolah Austria, 10 Orang Tewas

TRENDING