Connect with us

JABODETABEK

Miris! Dua Anak di Cawang Diduga Jadi Korban Pelecehan

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Dua kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di kawasan Cawang, Jakarta Timur, memicu keprihatinan mendalam. Keluarga korban meminta pendampingan hukum dan psikologis, sementara aparat didesak mempercepat penanganan agar para korban mendapatkan keadilan serta perlindungan yang layak.

Pada Jumat (2/10/2026), orang tua kedua korban mendatangi Kantor Kelurahan Cawang untuk meminta bantuan pendampingan. Kedua anak yang menjadi korban dilaporkan masih mengalami trauma dan ketakutan yang cukup berat.

Salah satu orang tua korban mengaku mulai menyadari adanya masalah setelah melihat perubahan perilaku anaknya. Korban disebut menjadi lebih pendiam, mudah menangis, dan mengalami ketakutan saat berinteraksi dengan orang lain.

Akibat pengalaman tersebut, kondisi psikologis korban disebut belum sepenuhnya pulih. Bahkan, korban kerap menangis dan merasa cemas ketika bertemu orang yang tidak dikenalnya.

BACA JUGA  Pencurian Besi Penutup Saluran Air Terus Diselidiki

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur dan berharap proses hukum dapat berjalan hingga tuntas.

Mereka menegaskan tujuan pelaporan bukan hanya untuk mencari keadilan bagi korban, tetapi juga untuk mencegah terjadinya kasus serupa terhadap anak-anak lainnya.

Kasus lain yang juga terjadi di kawasan Cawang melibatkan seorang anak perempuan berusia 9 tahun. Peristiwa tersebut terungkap setelah keluarga menerima informasi dari anggota keluarga lain yang mengetahui kejadian tersebut.

Keluarga korban kemudian melakukan langkah-langkah pelaporan dan pendampingan guna memastikan kondisi anak tetap terjaga, baik secara fisik maupun mental.

Wakil Ketua Komnas Perlindungan Anak, Hagistio Pradika, mengatakan pihaknya telah memberikan pendampingan terhadap korban serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan kasus.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Ayah yang Diduga Aniaya Seksual Anak

Menurutnya, perlindungan terhadap korban harus menjadi prioritas utama, termasuk memastikan mereka memperoleh pendampingan psikologis yang memadai untuk memulihkan kondisi trauma.

Komnas PA juga berharap proses penegakan hukum dapat berjalan cepat dan transparan sehingga memberi rasa aman bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak.

“Kami ingin memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan dan kasus ini ditangani secara serius,” ujarnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa perlindungan anak memerlukan peran bersama, mulai dari keluarga, lingkungan sekitar, sekolah, hingga aparat penegak hukum. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila menemukan indikasi kekerasan terhadap anak agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Di tengah proses hukum yang berjalan, keluarga korban berharap para pelaku segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku dan para korban dapat memperoleh pemulihan serta perlindungan maksimal dari negara. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  Tiga Rumah Hangus Terbakar, Akibat Lupa Matikan Kompor

TRENDING