Connect with us

Berita

Update Corona di Jatim 25 April: 768 Positif, 138 Sembuh, 68 Meninggal

AKTUALITAS.ID – Kasus virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur bertambah signifikan menjadi 768, setelah ada tambahan 78 kasus baru pada Sabtu, (25/4/2020). Dari 768 kasus, 544 pasien masih menjalani perawatan, sembuh 138 orang, dan pasien meninggal dunia 68 orang. Dua daerah yang paling banyak menyumbang kasus pada Sabtu ini yaitu Kota Surabaya 41 kasus […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Kasus virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur bertambah signifikan menjadi 768, setelah ada tambahan 78 kasus baru pada Sabtu, (25/4/2020). Dari 768 kasus, 544 pasien masih menjalani perawatan, sembuh 138 orang, dan pasien meninggal dunia 68 orang.

Dua daerah yang paling banyak menyumbang kasus pada Sabtu ini yaitu Kota Surabaya 41 kasus dan Kabupaten Magetan 16 kasus. Kemudian 7 kasus di Kabupaten Sidoarjo, 4 kasus di Kabupaten Malang, 2 kasus di Kota Kediri, dan 1 kasus masing-masing di Kota Batu, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Bangkalan, Gresik, Banyuwangi, dan Lamongan.

“Perlu kami sampaikan ada tambahan Covid-19 ada 78 orang total sekarang ada 768,” kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Sabtu malam.

Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 2.578 pasien, tapi yang masih diawasi sebanyak 1.329 pasien. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 18.136 orang, namun yang masih dipantau 5.983 orang.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso, mengatakan ke-16 pasien positif di Magetan itu adalah hasil tracing dan rapid test yang dilakukan di Pesantren Al-Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas. Tracing dilakukan setelah diterima kabar 43 santri di sana positif corona setelah pulang ke negara mereka di Malaysia.

“Itu hasil rapid dan (hasilnya) reaktif yang kita lakukan kapan hari, kemudian langsung kita lanjutkan swab dan hasilnya seperti yang disampaikan tadi. Yang hasil swab itu nanti mereka akan kita isolasi,” ujar Kohar.

Continue Reading

TRENDING