Berita
Tekan Penyebaran Virus Corona, Macron Perintahkan Penerapan Jam Malam di Paris
Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan penerapan jam malam di sembilan kota, salah satunya Paris. Langkah itu diambil untuk menekan penyebaran covid-19. Dalam sebuah wawancara televisi lokal, Macron mengungkapkan warga di sembilan kota tersebut dilarang berada di luar rumah pada pukul 9 malam hingga 6 pagi, kecuali untuk hal mendesak. Larangan itu berlaku paling tidak selama […]
Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan penerapan jam malam di sembilan kota, salah satunya Paris. Langkah itu diambil untuk menekan penyebaran covid-19.
Dalam sebuah wawancara televisi lokal, Macron mengungkapkan warga di sembilan kota tersebut dilarang berada di luar rumah pada pukul 9 malam hingga 6 pagi, kecuali untuk hal mendesak. Larangan itu berlaku paling tidak selama empat pekan mulai Sabtu (17/10).
“Kita harus bertindak. Kita harus menarik rem penyebaran virus,” ujar Macron, dikutip AFP, Kamis (15/10).
Selain Paris, larangan juga berlaku di Grenoble, Lille, Lyon, Marseille, Montpellier, Rouen, Saint-Etienne dan Toulouse.
“Kita tidak akan berpesta dengan teman-teman karena kita tahu di sanalah risiko terkontaminasi terbesar berada,” ujar Macron.
Macron menambahkan warga yang ditemukan masih berkeliaran di luar rumah setelah jam 9 malam harus membayar denda sebesar 135 euro. Kecuali, warga membawa surat izin khusus.
“Kita dalam situasi yang mengkhawatirkan,” ujar Macron.
Lihat juga: Rusia dan China Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB
Kendati demikian, Macron membantah situasi di luar kendali. Ia juga belum akan kembali menerapkan penguncian wilayah (lockdown) total seperti yang diterapkan pada awal pandemi.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), jumlah kasus positif covid-19 di Prancis mencapai 728.745 kasus per Rabu (14/10). Sebanyak 32.679 pasien meninggal dunia.
-
NUSANTARA21/08/2026 07:30 WIBAsap Karhutla di Kalteng Picu 66 Ribu Kasus ISPA
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjerat OTT KPK
-
POLITIK21/08/2026 07:00 WIBDede Yusuf: Para Sekjen Parpol Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu
-
DUNIA21/08/2026 08:00 WIBIran Resmi Tandai California Jadi Milik Mereka
-
NUSANTARA21/08/2026 08:30 WIBNapi Sukabumi Kabur Jelang Bebas
-
EKBIS21/08/2026 10:30 WIBMata Uang Garuda Menguat Lagi

















