Berita
KPU Sumsel Catat 47.333 Pemilih Milenial Masuk DPT di Pilkada Serentak
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mencatat total daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2020 di provinsi itu berjumlah 1.832.660. Sebanyak 47.333 di antaranya pemilih milenial. Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan Data dan informasi Hendri Alma Wijaya berharap pemilih pemula yang berusia 17 tahun berpartisipasi dalam pilkada. […]
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mencatat total daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2020 di provinsi itu berjumlah 1.832.660. Sebanyak 47.333 di antaranya pemilih milenial.
Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan Data dan informasi Hendri Alma Wijaya berharap pemilih pemula yang berusia 17 tahun berpartisipasi dalam pilkada. Mereka menyempatkan waktu datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan mencoblos.
“Angka pemilih pemula atau milenial pada pilkada di tujuh daerah cukup besar, ada 47.333 orang,” ungkap Hendri, Senin (16/11/2020).
Dikatakan, dari keseluruhan DPT, ada 5.477 TPS yang disiapkan. Banyaknya TPS agar tidak terjadi penumpukan pemilih karena menghindari penyebaran Covid-19 di masa pandemi.
“Kami sudah instruksikan kepada KPU kabupaten dan kota untuk memaksimalkan TPS, pemilih bisa terpecah konsentrasinya, tidak menumpuk dan berdesak-desakan,” kata dia.
Sementara itu, Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati mengatakan, pihaknya menyiapkan TPS khusus bagi pemilih yang memiliki gejala batuk, flu, dan demam di atas 37 derajat celsius. Hal ini untuk mencegah terjadinya klaster penyebaran corona pilkada.
“Kami tak ingin pilkada justru menjadi klaster baru penularan corona. Pemilih akan kami periksa dan jika bergejala seperti itu akan mencoblos di TPS khusus,” ujarnya.
Ruang tunggu di TPS juga dipasang kursi berjarak satu meter, penyiapan tempat cuci tangan, sarung tangan, dan wajib memakai masker.
Diketahui, pilkada serentak di Sumsel akan digelar di tujuh daerah. Yakni, Kabupaten Ogan Ilir terdapat dua paslon, yakni nomor urut 1 paslon Panca Wijaya Akbar-Ardani (PKB, Gerindra, Perindo, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, PPP) dan nomor urut 2 paslon Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak (PDIP, Golkar, Hanura, PBB, Partai Berkarya).
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, nomor urut 1 paslon Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha (PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, PAN, PDIP, Golkar, Perindo) dan nomor urut 2 paslon Kolonel Ruslan-Herly Sunawan (jalur perseorangan sebanyak 41.560 dukungan KTP).
Kabupaten Musi Rawas nomor urut 1 paslon Ratna-Suwarti (Partai Gerindra, Golkar, PAN), dan nomor urut 2 paslon Hendra Gunawan-Mulyana (Demokrat, PDIP, Hanura, NasDem, PKS, PKB, PBB).
Kabupaten Musi Rawas Utara nomor urut 1 paslon Devi Suhartoni-Inayatullah (PDIP, NasDem, Hanura), nomor urut 2 paslon Akisropi Ayub-Baikuni Anwar (jalur perseorangan sebanyak 16.655 dukungan KTP) dan nomor urut 3 paslon Syarif Hidayat-Surian (PBB, Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, PKB, Demokrat, Perindo).
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nomor urut 1 paslon Devi Harianto-Darmadi (Demokrat, PAN, Hanura). Sementara paslon Heri Amalindo-Soemarjono (PDIP, Golkar, PKS, NasDem, Gerindra, Perindo, PPP, PBB, PKB) nomor urut 02.
Kabupaten OKU yang hanya terdapat satu calon yakni paslon Kuryana Azis-Johan Anuar (PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDIP, NasDem) ditetapkan tampak depan sebelah kanan.
Kabupaten OKU Selatan yang juga memiliki satu paslon yakni Popo Ali-Sholihien (PKB, Gerindra, PDI, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, PBB) ditetapkan pada tampak depan sebelah kiri.
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan
-
DUNIA25/08/2026 15:00 WIBInggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina

















