Berita
Erick Thohir Targetkan Dalam 8-9 Bulan 75 Juta Orang di Vaksinasi
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Erick Thohir menargetkan vaksinasi untuk 75 juta orang dalam waktu 8-9 bulan. “Insya Allah kalau target 75 juta, bulan 8, bulan 9 kalau mulai Januari sudah bisa terlaksana. Ini targetnya,” kata Menteri BUMN itu dikutip dari Youtube SHOPEE […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Erick Thohir menargetkan vaksinasi untuk 75 juta orang dalam waktu 8-9 bulan.
“Insya Allah kalau target 75 juta, bulan 8, bulan 9 kalau mulai Januari sudah bisa terlaksana. Ini targetnya,” kata Menteri BUMN itu dikutip dari Youtube SHOPEE Indonesia, Sabtu (12/12).
Target tersebut akan dikejar dengan penyuntikan vaksin 13 juta orang per bulan. Pelaksanaannya akan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta.
Vaksinasi sendiri akan dilakukan dalam dua tipe pembiayaan, yakni 32 juta orang disubsidi pemerintah dan 75 juta orang bayar sendiri melalui skema mandiri. Dalam hal ini, Erick memfasilitasi vaksin mandiri.
Ia menjelaskan pelibatan pihak swasta dibutuhkan karena jumlah rumah sakit dan klinik swasta yang jauh lebih banyak dari milik pemerintah. Namun ia menjanjikan mekanisme pemberian vaksin akan terlacak dengan jelas.
Pihaknya memastikan setiap kotak vaksin dilacak menggunakan QR Code, mulai dari pengiriman sampai distribusi ke rumah sakit. Ia mengklaim pemerintah punya data dari setiap vaksin yang dikirim ke rumah sakit.
“Kita sudah tahu kalau di RS ini ada 100 vaksin kira-kira buat siapa, sudah ada, jadi seperti pemilu. Supaya enggak ada gray area, di black market harga vaksin berapa ratus ribu tiba-tiba dijual tiga ribu dolar,” tuturnya.
Saat ini pemerintah telah menerima stok 1,2 juta vaksin buatan Sinovac dari China. Erick mengatakan pada bulan Januari akan ada tambahan 1,8 juta vaksin dan 15 juta bahan baku untuk diproduksi Biofarma.
-
POLITIK23/04/2026 06:00 WIBSahroni Tegaskan Masa Jabatan Ketum Parpol Bukan Urusan KPK
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 00:01 WIBMenembus Ombak demi Wajah Baru Keakwa
-
OTOTEK22/04/2026 21:00 WIBIoniq 3 Untuk Pasar Eropa Mulai Diperkenalkan Hyundai
-
POLITIK23/04/2026 07:00 WIBGolkar Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen di RUU Pemilu!
-
POLITIK22/04/2026 21:30 WIBRUU Pemilu Ditargetkan Rampung 2,5 Tahun Pemerintahan Prabowo
-
DUNIA22/04/2026 23:30 WIBTerkait Selat Hormuz, Uni Eropa Perluas Sanksi Terhadap Iran
-
NUSANTARA23/04/2026 06:30 WIBPolisi Bongkar Peredaran Narkoba di Kawasan Ibu Kota Baru
-
OASE23/04/2026 05:00 WIBNubuat Rasulullah: Perang Besar Akhir Zaman Sudah Dekat?

















