Berita
Mulai 15 Desember 2021, Pemkot Batam Larang PNS Cuti
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Batam Kepulauan Riau melarang pegawai negeri sipil di lingkungannya mengambil cuti bekerja mulai 15 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022. Kebijakan ini dibuat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di musim libur Natal dan tahun baru. “Wali kota menyampaikan, tidak memberi izin cuti mulai 15 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022. […]
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Batam Kepulauan Riau melarang pegawai negeri sipil di lingkungannya mengambil cuti bekerja mulai 15 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022. Kebijakan ini dibuat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di musim libur Natal dan tahun baru. “Wali kota menyampaikan, tidak memberi izin cuti mulai 15 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022. Ini kebijakan Pak Wali,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid di Batam, Selasa (30/11/2021).
Kebijakan Pemkot Batam itu relatif lebih lama dari yang diatur pemerintah dalam Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 26 tahun 2021, yang melarang ASN atau PNS mengambil cuti dan bepergian ke luar kota pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Apabila ada PNS melanggar maka akan diberikan sanksi sesuai PP Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Mengenai pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat pada masa libur Natal dan tahun baru, ia mengatakan Pemkot Batam masih menunggu instruksi Mendagri terbaru. Untuk saat ini, masih berlaku PPKM level dua hingga 6 Desember 2021.”Sampai detik ini aturan kita sesuai instruksi Mendagri. Kita mengikuti aturan yang ada,” kata dia.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Batam Hasnah mengatakan, sesuai Surat Edaran Nomor 26 tahun 2021 yang berlaku di seluruh Indonesia, maka PNS dilarang bepergian dan cuti selama Natal dan tahun baru, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
“Kebijakan di Batam, sudah dimulai 15 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022. Pegawai yang kedapatan melanggar, akan dikenakan sanksi sesuai PP 94 tahun 2021, seperti teguran lisan, teguran tertulis,” kata dia.
Meski begitu, ia mengatakan pada kebijakan itu terdapat pengecualian. Apabila ada pegawai diberikan tugas kedinasan yang mengharuskan ke luar kota, maka diberi izin melakukan perjalanan dinas.Pegawai yang sakit dan membutuhkan ke luar kota juga diberikan pengecualian dalam kebijakan itu.
sumber : Antara
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NASIONAL06/08/2026 10:00 WIBSahroni Minta TNI-Polri Kawal Langsung Kasus Polisi Tewas
-
EKBIS06/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,679 Juta per Gram
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
EKBIS06/08/2026 10:30 WIBRupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
NASIONAL06/08/2026 14:00 WIBSETARA Desak Prabowo Copot Kasus Febrie dari Kejagung

















