Berita
Ferdinand Berhenti Dukung 02, Sandi: Kami Hormati
AKTUALITAS.ID – Langkah Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat apresiasi. Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno pun mengaku menghormati keputusan Ferdinand Hutahaean. “Jika beliau menyatakan mundur kami apresiasi sekali. Kami hormati keputusan tersebut,” ujar Sandiaga Uno di Mall […]
AKTUALITAS.ID – Langkah Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat apresiasi. Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno pun mengaku menghormati keputusan Ferdinand Hutahaean.
“Jika beliau menyatakan mundur kami apresiasi sekali. Kami hormati keputusan tersebut,” ujar Sandiaga Uno di Mall Pelayanan Publik, Jalan Epicentrum Selatan, Karet Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).
Sandiaga mengaku belum sempat menelepon Ferdinand Hutahaean karena telepon seluler Politikus Partai Demokrat itu sempat dihack.
“Saya doakan dan ucapkan terima kasih Pak Ferdinand banyak memberikan masukan kepada saya dan Pak Prabowo selama 8 bulan ini. Saya ucapkan terima kasih,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Kendati demikian, Sandiaga mengatakan bahwa Partai Demokrat masih solid di Koalisi Indonesia Adil Makmur.
“Seperti saya sampaikan kita sebagai bangsa mendoakan Bu Ani Yudhoyono. Ibu negara kita. Cepat pulih segera sembuh. Kita sangat berdoa di bulan suci ramadhan berdoa kesehatan beliau. Kami setiap habis salat doa,” kata mantan petinggi Partai Gerindra ini.
Namun, Sandiaga mengaku enggan mengomentari alasan Ferdinand mundur dari barisan Koalisi Indonesia Adil Makmur.
“Saya yakin pendukung Prabowo-Sandi mendoakan Ibu Ani dan kita selalu bilang bahwa pendukung kita enggak boleh juniper, enggak boleh julid, nyinyir dan baper,” katanya.
Sehingga, jika ada pendukung capres dan cawapres nomor urut 02 yang melakukan bully kepada Ani Yudhoyono, maka tidak mengedepankan spirit Prabowo-Sandi. “Yaitu spirit yang saling mendoakan, saling mengharapkan yang terbaik untuk Bu Ani Yudhoyono,” pungkasnya.
-
NASIONAL20/09/2026 16:00 WIBPengamat SDI: Prabowo Pertegas Dukungan Palestina dari Gontor
-
NUSANTARA20/09/2026 17:00 WIBJelang Pilkades, Kantor Bupati Bekasi Digembok Warga
-
JABODETABEK20/09/2026 22:00 WIBBalap Liar di Puncak Berujung Maut
-
DUNIA20/09/2026 18:00 WIBSaudi Klaim Gagalkan Rudal Houthi
-
DUNIA20/09/2026 15:00 WIBSerangan Brutal di Markas Polisi Lama Kohat
-
JABODETABEK21/09/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Jakarta ‘Memanggang’ di Awal Pekan
-
POLITIK20/09/2026 19:00 WIBPrabowo Nyelutuk “Pakar Goblok”, Zulhas Ngakak
-
DUNIA20/09/2026 21:00 WIBIran Tetapkan 7 Syarat ke AS untuk Buka Hormuz

















