Berita
Empat RUU Akan Dibahas oleh DPR Periode Selanjutnya
Presiden tidak menolak tapi hanya meminta penundaan pembahasan empat RUU.
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Asrul Sani, menjelaskan bahwa Presiden tidak menolak empat buah Rancangan Undang-Undang untuk disahkan. Namun, menurutnya, Presiden hanya ingin menunda pembahasannya hingga kepemimpinan DPR periode mendatang.
“Saya kira jelas, Presiden menunda itu untuk kami kemudian membahas kembali secara cepat itu di DPR periode mendatang,” ujar Asrul usai sidang Paripurna sepuluh di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen RI Jakarta, Selasa (24/9/2019).
Keempat RUU tersebut menurut dia adalah RUU Pertanahan, RKUHP, RUU Pemasyarakatan, dan RUU Mineral dan Batubara.
Arsul mengatakan, Presiden bukan membatalkan politik hukum yang telah disepakati bersama antara Pemerintah dan Anggota DPR. Namun menunda untuk memberikan waktu bagi DPR dan Pemerintah menjawab ‘kekhawatiran’ masyarakat.
Menurut dia, sudah ada aturan yang disepakati mengenai keberlanjutan pembahasan (carry over) RUU. Hal itu terdapat dalam revisi Undang-Undang UU Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP) yang baru disahkan.
Sehingga, apabila terdapat UU yang tidak bisa disahkan di satu periode bisa disahkan di periode berikutnya tanpa harus melalui rapat pembahasan awal lagi. Ia mencontohkan masalah aborsi dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dipersoalkan masyarakat. DPR tidak lagi membahas dari awal seperti mulai tahapan persetujuan fraksi dan penentuan materi. Namun akan membahas pasal yang dipersoalkan tersebut.
“Substansinya itu misalnya membahas menyangkut pengecualian. Kalau kita lihat, apa saja yang dikecualikan dari aturan pemidanaan aborsi tersebut di dalam penjelasan,” kata Arsul. [Ant]
-
JABODETABEK05/05/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jadwal Hujan di Jakarta 5 Mei 2026
-
DUNIA05/05/2026 08:00 WIBDua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz
-
JABODETABEK05/05/2026 07:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta, Cek Jadwalnya
-
DUNIA05/05/2026 12:00 WIBKanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
-
NUSANTARA05/05/2026 11:00 WIBKasus Penyiraman Air Keras Picu Desakan Revisi UU Intelijen
-
OASE05/05/2026 05:00 WIBAlquran Bongkar Rahasia Kekuatan Ibadah di Tengah Malam
-
NASIONAL05/05/2026 07:00 WIBMenteri Pigai Batalkan Ide Kontroversial Soal Aktivis HAM
-
EKBIS05/05/2026 09:30 WIBRatusan Saham Berguguran, IHSG Dibuka Anjlok ke 6.968

















