Berita
Dewas KPK Banyak Bicara Seperti Jubir
AKTUALITAS.ID – Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris agar tak banyak bicara ke publik seperti jubir KPK. Hal ini diungkapkan Ferdinand usai Syamsuddin memberikan keterangan ke media massa bahwa penyidik belum mengantongi izin penggeledahan terkait operasi tangkap tangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Hal inilah […]
AKTUALITAS.ID – Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris agar tak banyak bicara ke publik seperti jubir KPK.
Hal ini diungkapkan Ferdinand usai Syamsuddin memberikan keterangan ke media massa bahwa penyidik belum mengantongi izin penggeledahan terkait operasi tangkap tangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Hal inilah yang kemudian membuat penyidik KPK batal menggeledah Kantor DPP PDI-Perjuangan terkait dengan OTT Wahyu.
“Yth Pak @jokowi Dewas @KPK_RI satu ini @sy_haris hrs diingatkan. Dewas tdk boleh BANYAK MULUT dan tdk boleh banyak komentar sprt Jubir KPK,” cuit akun Twitter @FerdinandHaean2, dikutip Jumat (10/1/2020).
Ferdinand menekankan, semestinya kalau ada Komisioner KPK yang salah maka Dewas harus menegur secara internal bukan berkoar-koar di media.
“Operasi KPK ada ditangan Komisioner bkn ditangan Dewas. Jika ada yg salah, mk Dewas tegur Komisoner bkn koar2,” tulis Ferdinand.
-
EKBIS26/05/2026 16:00 WIBIni Alasan Pemerintah Tutup Puluhan Gerai Indomaret dan Alfamart
-
POLITIK26/05/2026 14:00 WIBGKSR Desak Hapus Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu
-
NASIONAL26/05/2026 19:30 WIBPakai APBN, Segini Anggaran untuk Kurban Prabowo
-
PAPUA TENGAH26/05/2026 13:30 WIBDinkes Mimika Evaluasi Promkes dan Microsite, Diikuti 26 Puskesmas
-
RIAU26/05/2026 12:30 WIBModus Baru Kejahatan Siber, Polda Riau Ringkus Pembuat Website Bank Palsu
-
RAGAM26/05/2026 18:45 WIB3 Cara Sederhana Redakan Stres dengan Cepat
-
POLITIK26/05/2026 16:30 WIBGKSR Minta DPR Libatkan Partai Non-Parlemen dalam Revisi UU Pemilu
-
NUSANTARA26/05/2026 15:30 WIBPegawai Bank Keliling Tembak Mati ASN Lampung di Depan Anak Istri

















