Berita
Cegah Banjir, Bupati Bogor Mengeluh Dapat Rp5 Miliar dari Pemprov DKI
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor mengeluhkan minimnya kucuran dana Bantuan Provinsi (Banprov) DKI Jakarta, yang cuma Rp5 miliar tahun ini. Anggaran itu dirasa tak cukup untuk menanggulangi banjir. Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, anggaran itu hanya cukup untuk digunakan pemasangan jaring-jaring apung pada beberapa daerah aliran sungai sebagai pencegahan banjir. “Sedikit. Cuma sekitar Rp5 miliar. […]
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor mengeluhkan minimnya kucuran dana Bantuan Provinsi (Banprov) DKI Jakarta, yang cuma Rp5 miliar tahun ini. Anggaran itu dirasa tak cukup untuk menanggulangi banjir.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, anggaran itu hanya cukup untuk digunakan pemasangan jaring-jaring apung pada beberapa daerah aliran sungai sebagai pencegahan banjir.
“Sedikit. Cuma sekitar Rp5 miliar. Paling cuma masang jaring-jaring apung untuk menahan sampah di beberapa aliran sungai yang ke Jakarta,” kata Ade, Selasa (18/2/2020).
Namun, Ade akan mengajukan kembali dana bantuan ke Pemprov DKI Jakarta, karena dianggap terlalu kecil dibanding beberapa daerah penyangga ibu kota lainnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Bogor, yang mendapat Banprov DKI Jakarta mencapa Rp36 miliar. “Untuk penanganan banjir. Kami dapat Rp36 miliar,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar
-
NASIONAL22/08/2026 10:00 WIBBNN Ungkap Kapal Narkoba Berganti Nama Berkali-kali
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
NASIONAL22/08/2026 16:00 WIBDPR: Malaysia & Singapura Jangan Asal Protes Karhutla
-
NASIONAL22/08/2026 17:00 WIBKPK Temukan Dokumen “Hitung-hitungan” Kursi Unsoed
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen
-
DUNIA22/08/2026 15:00 WIBMuslimah Anti-Israel Menang Kursi DPR AS

















