Berita
Jika PT Naik 7 Persen, Qodari: PPP dan PAN Bisa tak Lolos
DAKTUALITAS.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai ada cara lain untuk menyederhanakan parpol, selain menaikkan ambang batas parlemen. Salah satunya dengan mengatur besaran kursi di daerah pemilihan, untuk mengurangi potensi suara hangus. “Besaran sekarang kan 3 sampai 10, kalau besarannya dibikin 3 sampai 5, 3 sampai 6, saya kira secara enggak langsung akan […]
DAKTUALITAS.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai ada cara lain untuk menyederhanakan parpol, selain menaikkan ambang batas parlemen. Salah satunya dengan mengatur besaran kursi di daerah pemilihan, untuk mengurangi potensi suara hangus.
“Besaran sekarang kan 3 sampai 10, kalau besarannya dibikin 3 sampai 5, 3 sampai 6, saya kira secara enggak langsung akan banyak yang tereliminir. Karena kursi yang kesembilan dan kesepuluh itu kan kursi-kursi yang sisa yang notabene dipungut oleh partai-partai kecil,” ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2020).
Qodari mengatakan, jika Parliamentary Threshold atau ambang batas parlemen dinaikkan menjadi tujuh persen, maka dua partai yang kini lolos parlemen akan tereliminasi “Kalau dibikin 7 persen, akan tereliminir PPP dan PAN. PPP 4,6 persen, PAN 6 koma sekian persen,” ucapnya.
Ia menuturkan dengan PT 4 persen yang berlaku saat ini diketahui sebanyak 7 partai tidak lolos ke Senayan pada pemilu 2019. Hal itu sama dengan sekitar 13,5 juta suara hangus. Sementara jika disimulasikan mengacu pada 16 partai peserta pemilu di 2019, jika PT 7 persen berlaku, maka sebanyak 9 partai berpotensi tidak lolos parlemen di 2024.
“Itu berarti yang tereliminir 9 partai, sama dengan 30 juta suara, 21 persen suara hangus. Nanti banyak yang teriak,” ujarnya.
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NASIONAL06/08/2026 10:00 WIBSahroni Minta TNI-Polri Kawal Langsung Kasus Polisi Tewas
-
EKBIS06/08/2026 10:30 WIBRupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
EKBIS06/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,679 Juta per Gram
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
POLITIK06/08/2026 06:00 WIBIsu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo