Berita
Tekan Laju Covid-19, PSI Minta Anies Cek Massal Corona di Jakarta
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk melakukan pengecekan massal virus corona (Covid-19) massal terhadap warga ibu kota. Tujuannya guna menekan laju penyebaran Covid-19. “Kami minta Pemprov DKI harus segera mengembangkan tes virus corona secara massal. Minimal bisa menyediakan tes untuk 5.000 orang […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk melakukan pengecekan massal virus corona (Covid-19) massal terhadap warga ibu kota. Tujuannya guna menekan laju penyebaran Covid-19.
“Kami minta Pemprov DKI harus segera mengembangkan tes virus corona secara massal. Minimal bisa menyediakan tes untuk 5.000 orang per hari, bahkan kalau bisa 10.000 tes per hari,” kata Idris dalam keterangan tertulisnya, Selasa(17/3/2020).
Idris menganggap itu perlu dilakukan sejak Kementerian Kesehatan menunjuk Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta sebagai tempat rujukan pengecekan. Tercantum dalam Keputusan Menkes No. HK.01.07/MENKES/182/2020 yang ditandatangani Terawan Agus Putranto, 16 Maret 2020.
Idris menjelaskan bahwa tes serupa juga sudah pernah dilakukan Vietnam saat mengatasi virus corona. Menurut dia, DKI memiliki anggaran yang cukup untuk mengadakan kegiatan tersebut.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tak lupa menyertai petugas kesehatan dengan alat yang lengkap.
“DKI memiliki anggaran yang besar, oleh karena itu selayaknya bisa menangani wabah corona secara mandiri ditambah lagi sudah diberikannya kewenangan jejaring Kemenkes,” jelas dia.
“Pastikan logistik terkait pemeriksaan seperti Virus Transport Medium (VTM) hingga Alat Pelindung Diri untuk tenaga medis selalu tersedia,” lanjut Idris.
Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, terdapat 835 berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan 356 pasien dalam pengawasan (PDP) di ibu kota.
Menurut Idris, angka tersebut bisa jadi tidak menggambarkan kondisi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan massal.
“Masalah terbesar saat ini adalah kita tidak bisa mengetahui secara pasti berapa banyak warga yang terkena corona dan bagaimana penyebarannya. Jangan-jangan angkanya kecil karena jumlah tes yang dilakukan juga tidak banyak,” ucap Idris.
Terakhir ia mewanti-wanti DKI untuk selalu siaga mengingat Jakarta merupakan ibu kota negara. Banyak pula pantauan dari PSI warga yang kesusahan untuk melakukan tes Corona.
“Jika tidak tersedia tes dalam jumlah yang cukup, dikhawatirkan nanti tiba-tiba meledak banyak orang sakit dan pemerintah tidak mampu menangani,” tutup dia.
-
JABODETABEK12/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 5 Lokasi Sabtu Ini
-
NUSANTARA12/09/2026 07:30 WIB352 Siswa Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
-
POLITIK12/09/2026 11:00 WIBAHY Diprediksi Berebut Kursi Cawapres dengan Gibran
-
DUNIA12/09/2026 08:00 WIBBiksu Terkenal Thailand Ditangkap Bersama Seorang Perempuan
-
JABODETABEK12/09/2026 09:30 WIBGempa M 6,5 Kepulauan Seribu Berasal dari Kedalaman 368 Kilometer
-
EKBIS12/09/2026 10:30 WIBHarga BBM Pertamina Resmi Naik Hari Ini
-
JABODETABEK12/09/2026 08:30 WIBPria 20 Tahun Dibegal Usai Antar Pacar di Bogor
-
JABODETABEK12/09/2026 11:30 WIBGempa Kepulauan Seribu, Sumatera & Jawa Ikut Terasa

















