Berita
Trump: Perkirakan 60 Ribu Warga Meninggal karena Virus Corona di Amerika
Presiden Donald Trump mengatakan sekitar 50 ribu hingga 60 ribu orang di Amerika Serikat diperkirakan meninggal karena pandemi virus corona. Jumlah tersebut lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya sebanyak 100 ribu korban jiwa. Akhir Maret lalu, pakar penyakit menular AS, Dr Anthony Fauci mengatakan berdasarkan model perhitungan diperkirakan ada 100 ribu kematian atau lebih karena virus […]
Presiden Donald Trump mengatakan sekitar 50 ribu hingga 60 ribu orang di Amerika Serikat diperkirakan meninggal karena pandemi virus corona. Jumlah tersebut lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya sebanyak 100 ribu korban jiwa.
Akhir Maret lalu, pakar penyakit menular AS, Dr Anthony Fauci mengatakan berdasarkan model perhitungan diperkirakan ada 100 ribu kematian atau lebih karena virus corona.
“Sekarang kita akan menuju 50 ribu (korban jiwa) – saya mendengar atau 60 ribu orang. Satu terlalu banyak, tetapi kita akan menuju 50 atau 60 ribu orang. Itu di bawah – lebih rendah dari proyeksi seharusnya 100 ribu orang,” kata Trump dalam konferensi pers Gedung Putih hari Senin (20/4) seperti dilansir CNN.
Berdasarkan data statistik John Hopkins University hingga saat ini AS mencatat 42.094 korban jiwa dengan 784.326 kasus virus corona.
“Jika kita tidak melakukan apa yang perlu kita lakukan, kita akan memiliki, saya pikir, satu juta korban mungkin dua juta, mungkin lebih dari itu (korban jiwa),” ujarnya menambahkan.
Hingga saat ini AS mengatakan sudah melakukan lebih dari empat juta pengetesan virus corona. Sekitar 633.861 pengetesan dilakukan di New York, pusat penyebaran virus corona di AS.
New York menjadi negara bagian dengan korban jiwa tertinggi mencapai 14.406 orang meninggal karena virus corona.
Gubernur New York Andrew Cuomo mengklaim telah melewati masa puncak kasus infeksi Covid-19. Hal itu ditandai dengan menurunnya kasus virus corona di New York dalam beberapa hari terakhir.
“Kami sudah melewati titik tertinggi, dan semua indikasi pada titik ini adalah bahwa kami sedang turun,” kata Cuomo seperti dilansir AFP.
Menurutnya tren penurunan tersebut akan terus terjadi atau justru sebaliknya tergantung pada sikap pemerintah dalam mengambil kebijakan.
“Apakah penurunan itu berlanjut atau tidak tergantung pada apa yang kita lakukan, tetapi saat ini kita sedang turun,” kata dia.
-
POLITIK30/10/2026 19:00 WIBMK Tolak Gugatan Syarat Ijazah Capres
-
NASIONAL30/10/2026 22:00 WIBBNPB: 2.236 Bencana Sepanjang 2026
-
NUSANTARA30/10/2026 23:00 WIBPesta Miras di Cirebin Renggut 3 Nyawa
-
POLITIK30/10/2026 20:00 WIBDenny Bongkar Komunikasi Rahasia dengan Elite PDIP Bahas Gibran
-
DUNIA31/10/2026 00:00 WIBIntelijen Ukraina Ungkap Kematian WNI di Medan Perang Rusia
-
POLITIK31/10/2026 06:00 WIBBawa-bawa Putusan MK, PKS dan PDIP Resmi Duet ‘Lawan’ Gibran
-
DUNIA30/10/2026 21:00 WIBTawaran Dialog Seoul Belum Dijawab, Korut Kembali Luncurkan Selusin Rudal Balistik
-
POLITIK31/10/2026 10:00 WIBTok, MA Batalkan Ijazah SMA Wapres Gibran
















