Berita
Penyebar Video Beras Bansos Busuk dari Bulog Ditangkap Polisi
AKTUALITAS.ID – Perum Bulog mengatakan pihak kepolisian telah menangkap pelaku yang mendiskreditkan kualitas beras Perum Bulog. Upaya ini dilakukan untuk melancarkan tugas Perum Bulog menyalurkan beras bantuan sosial (bansos). Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan baru-baru ini beredar video yang sempat viral. Dalam video tersebut, oknum tersebut mengatakan bahwa beras dari Perum Bulog telah busuk. […]
AKTUALITAS.ID – Perum Bulog mengatakan pihak kepolisian telah menangkap pelaku yang mendiskreditkan kualitas beras Perum Bulog. Upaya ini dilakukan untuk melancarkan tugas Perum Bulog menyalurkan beras bantuan sosial (bansos).
Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan baru-baru ini beredar video yang sempat viral. Dalam video tersebut, oknum tersebut mengatakan bahwa beras dari Perum Bulog telah busuk. Lokasinya di Kelurahan Pisangan Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
“Kami langsung cross-check dengan penyaluran yang ada di lapangan, dan ternyata pelakunya yang memviralkan video tersebut sudah ditangkap polisi pada hari itu juga,” ujar Buwas, sapaan akrabnya melalui keterangan tertulis.
Ia menuturkan beras yang disebut busuk itu merupakan beras bansos bagi warga terdampak Covid-19 di Jabodetabek. Perum Bulog sendiri mendapat penugasan untuk menyediakan beras bansos kepada 1,45 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jabodetabek.
Oleh sebab itu, Buwas menegaskan pihaknya akan menangani dengan tegas dan cepat sesuai hukum terkait seluruh upaya yang mendiskreditkan Perum Bulog dalam menjalankan tugas negara itu.
“Kami tidak main-main soal pangan ini ya, siapa yang menghalang-halangi tugas kami akan segera kami selesaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh menjelaskan realisasi penyaluran beras bansos mencapai 933.725 KPM di Jabodetabek hingga 17 Mei 2020. Jumlah tersebut baru mencapai 64,36 persen dari total sebanyak 1,45 juta KPM.
“Dari 1,45 juta KPM, kami sudah merealisasikan 933.725 KPM atau 64,3 persen. Ini posisi per 17 Mei pukul 18.00 WIB, sudah kami laksanakan,” kata Tri.
Bantuan beras yang diberikan kepada setiap KPM sebanyak 25 Kg. Penyaluran beras bansos itu dibagi dalam dua periode. Periode pertama, sejak 5 Mei lalu hingga 18 Mei 2020. Lalu, periode kedua pada 1-14 Juni 2020 mendatang.
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
RAGAM04/04/2026 15:30 WIBIni Peringatan Keras Ramalan Zodiak 4 April 2026
-
NASIONAL04/04/2026 13:00 WIBDPR Pastikan RUU Penyadapan Tak Disalahgunakan
-
PAPUA TENGAH04/04/2026 19:00 WIBSinergi Lintas Sektoral Amankan Prosesi Jumat Agung di Mimika
-
NASIONAL04/04/2026 22:30 WIB143.948 Siswa Bersaing Ketat di SPAN-PTKIN
-
JABODETABEK04/04/2026 17:30 WIBMacan Tutul Masuk Permukiman Warga, Berhasil Dievakuasi
-
NUSANTARA04/04/2026 18:00 WIBPolda Jambi Sanksi Demosi 1 Perwira, Usai Kaburnya Kurir Sabu 58 Kg
-
NASIONAL04/04/2026 14:00 WIBEddy Soeparno: Saatnya Anak Muda Pimpin Revolusi Energi Terbarukan