Berita
Sempat Ditahan Soal karikatur UEA-Israel, Kartunis Yordania Dibebaskan
Pemerintah Yordania memutuskan membebaskan seorang kartunis, Emad Hajjaj, yang sempat ditahan karena karikatur yang dinilai mengejek kesepakatan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel. Pembebasan Hajjaj dilakukan pada Minggu (30/8) pekan lalu. “Pengadilan telah memerintahkan pembebasan Hajjaj,” ujar pengacaranya, Marwan Salem, seperti yang dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu Agency, Senin (31/8). Salem tidak […]
Pemerintah Yordania memutuskan membebaskan seorang kartunis, Emad Hajjaj, yang sempat ditahan karena karikatur yang dinilai mengejek kesepakatan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel.
Pembebasan Hajjaj dilakukan pada Minggu (30/8) pekan lalu.
“Pengadilan telah memerintahkan pembebasan Hajjaj,” ujar pengacaranya, Marwan Salem, seperti yang dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu Agency, Senin (31/8).
Salem tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak ada komentar dari pemerintah Yordania atas laporan tersebut.
Pada Jumat pekan lalu, lembaga pemantau hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) meminta Kerajaan Yordania segera membebaskan Hajjaj dan mencabut tuntutan terhadapnya.
Dilansir Middle East Monitor, Hajjaj ditangkap oleh polisi Yordania atas tuduhan menghina Arab setelah dia menggambar karikatur yang mengejek Putra Mahkota UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, karena Israel menolak mengizinkan UEA membeli pesawat tempur F-35 dari Amerika Serikat meski Abu Dhabi dan Tel Aviv telah melakukan normalisasi hubungan.
Kesepakatan itu disetujui pada 13 Agustus lalu. UEA dan Israel mengumumkan perjanjian yang ditengahi oleh Amerika Serikat untuk menormalkan hubungan mereka, termasuk membuka kedutaan di wilayah masing-masing.
Sejumlah pihak, termasuk Otoritas Palestina, mengecam kesepakatan UEA-Israel, dengan mengatakan kesepakatan itu tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak warga Palestina.
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
-
NASIONAL06/10/2026 22:00 WIBDensus 88 Bongkar Jaringan Teror di 6 Provinsi
-
RAGAM06/10/2026 23:00 WIBSaldo JHT Bisa Diambil Saat Masih Kerja
-
DUNIA07/10/2026 08:00 WIBIsrael Susun Skenario Serangan ke Iran
















