Berita
Mendag Agus Pastikan Perjanjian RECP Tidak Buat RI Kebanjiran Impor
AKTUALITAS.ID – Menteri Perdagangan, Agus Supramanto memastikan adanya perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) tidak akan membuat Indonesia kebanjiran impor. Sebab, sebagian besar perundingan kerjasama ini akan menguntungkan Indonesia. “Jadi sekali lagi saya ingin tekankan dengan adanya RCEP ini tidak ada kebanjiran impor,” kata dia dalam konferensi pers, Minggu (15/11/2020). Dia menegaskan, Indonesia akan […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Perdagangan, Agus Supramanto memastikan adanya perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) tidak akan membuat Indonesia kebanjiran impor. Sebab, sebagian besar perundingan kerjasama ini akan menguntungkan Indonesia.
“Jadi sekali lagi saya ingin tekankan dengan adanya RCEP ini tidak ada kebanjiran impor,” kata dia dalam konferensi pers, Minggu (15/11/2020).
Dia menegaskan, Indonesia akan tetap selektif dalam melakukan impor, utamanya untuk bahan baku. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo tak menampik, Indonesia sendiri masih memerlukan impor bahan baku yang tidak bisa dihasilkan di dalam negeri.
Terlebih, hal itu juga dirasakan oleh semua-semua negara. “Tetapi yang penting ekspornya didorong kuat-kuat karena kalau kita bicara mengenai ancaman impor, semua negara RCEP juga mengalami ancaman impor sebetulnya,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan membeberkan sederet keuntungan Indonesia dalam rangka Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Salah satunya, meningkatkan sektor perdagangan hingga investasi di Indonesia.
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto mengatakan, berdasarkan hasil kajian dalam lima tahun ke depan RCEP berpotensi meningkatkan total ekspor Indonesia ke negara-negara peserta mencapai 8-11 persen. Sementara investasi ke Indonesia diperkirakan mencapai 18-22 persen.
“RCEP merupakan gagasan secara berani yang dicetuskan Indonesia untuk mempertahankan sentralitas Asean memasuki global value chain secara lebih dalam,” kata dia dalam konferensi pers, di Jakarta, Minggu (15/11).
Dia mengatakan, perjanjian RCE menjadi proses panjang perundingan di lakukan di dalam paripurna sebanyak 31 putaran. Selain itu, perjanjian kerjasama itu juga dilakukan di dalam perundingan intersesi tingkat group maupun tingkat menteri.
-
NUSANTARA15/08/2026 22:00 WIBPejabat Inspektorat Aceh Ditangkap Dugaan Gay
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
NUSANTARA15/08/2026 23:00 WIBGempa M7,7 NTT Telan 38 Korban Jiwa
-
EKBIS16/08/2026 13:00 WIBPromo Merdeka! BBM Pertamina Diskon Rp450/Liter
-
NASIONAL16/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Puji Pidato Prabowo Soal Ekonomi Karbon
-
OASE16/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Dahsyatnya Gempa
-
NASIONAL16/08/2026 11:00 WIBBenda Militer Jatuh Hantam Mobil Warga, TNI AU Minta Maaf dan Langsung Tanggung Jawab
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori

















