Berita
Wapres Jarang Menjadi Pembicaraan Publik, PKB Sebut Ma’ruf Tak Kejar Popularitas
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin tidak populer karena jarang menjadi pembicaraan publik. Hal itu diungkap riset INDEF Datalyst Center. Peran Ma’ruf Amin dinilai tidak signifikan. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menganggap maklum saja. Karena indikator tersebut cuma sebatas perbincangan media. “Kita maklum, positif saja wong itu cuma perbincangan media,” kata […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin tidak populer karena jarang menjadi pembicaraan publik. Hal itu diungkap riset INDEF Datalyst Center. Peran Ma’ruf Amin dinilai tidak signifikan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menganggap maklum saja. Karena indikator tersebut cuma sebatas perbincangan media.
“Kita maklum, positif saja wong itu cuma perbincangan media,” kata dia melalui pesan singkat, Senin (16/11/2020).
Menurut Jazilul, Ma’ruf menjalankan tugasnya dengan baik meski jarang diberitakan dan menjadi perbincangan di dunia maya. Menurutnya pun pembagian peran antara Presiden dan Wapres sudah berjalan baik.
“Kiai Ma’ruf tetap menjalankan tugas sebagai Wapres meskipun jarang diberitakan dan diperbincangkan di dunia maya,” kata Wakil Ketua MPR RI ini.
Jazilul mengatakan, Ma’ruf sebagai wakil presiden tidak mengejar popularitas.
“Lagi pula Kiai Ma’ruf juga tidak mengejar popularitas kok,” pungkasnya.
Hasil riset INDEF Datalyst Center, menyatakan kalau Wakil Presiden Ma’ruf Amin tidak populer karena jarang menjadi pembicaraan publik. Menurut riset itu, publik jarang membahas sikap, kebijakan maupun pemikiran dari Wapres.
“Perbincangan terkait wakil presiden hanya 104,9 ribu percakapan, sangat jauh di bawah intensitas perbincangan terkait presiden. Ini mengindikasikan wakil presiden terlihat seperti ban serep pada masa orde baru,” kata peneliti INDEF, Didik J Rachbini, Minggu (15/11).
-
JABODETABEK24/06/2026 05:30 WIBCuaca 24 Juni: Jakarta Tak Bisa Lepas dari Hujan Ringan
-
OLAHRAGA24/06/2026 04:30 WIBBrazil vs Skotlandia: Penentu Tiket Lolos Grup C Piala Dunia
-
NUSANTARA23/06/2026 22:31 WIBHerman Deru Dorong Inovasi Daerah Hadapi Efisiensi Anggaran dan Keterbatasan Fiskal
-
EKBIS24/06/2026 00:01 WIBDidukung Kemenpar, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Perkuat Industri F&B Nasional
-
OLAHRAGA24/06/2026 07:15 WIB10 Kafe Seru Nobar Piala Dunia 2026 di Jakarta
-
OLAHRAGA24/06/2026 05:15 WIBKlasmen Grup H Piala Dunia 2026 Sangat Sengit dan Ketat
-
POLITIK23/06/2026 21:46 WIBNarasi “1998 Redux” Digerakkan Oligarki Serakahnomic
-
EKBIS23/06/2026 23:00 WIBPT KMR Klaim Kasus Minyakita Bermasalah di Wonogiri Tuntas

















