Berita
Rasulullah tak Terlihat Ketika Dikepung
Ketika Rasulullah hendak berangkat hijrah, kediaman beliau di Mekkah telah dikepung puluhan orang bersenjata yang telah siap menghabisi beliau. Pada saat itu Rasulullah membaca ayat: وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka […]
Ketika Rasulullah hendak berangkat hijrah, kediaman beliau di Mekkah telah dikepung puluhan orang bersenjata yang telah siap menghabisi beliau. Pada saat itu Rasulullah membaca ayat:
وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ
Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. (Al Quran surat Yasin ayat 9).
Sambil menebarkan segenggam debu, lalu Rasulullah melangkah keluar dengan tenang melewati para pengepung itu tanpa sedikit pun menunjukkan ketakutan.
“Kala itu, Rasulullah benar-benar telah berhasil menjaga keyakinan dan keberanian beliau untuk kemudian melangkah menuju gua Tsur. Sebuah gua yang terletak di puncak gunung dan sangat sulit untuk dicapai, termasuk oleh para pemuda. Tapi Rasulullah mampu mendaki puncak gunung itu ketika beliau telah berusia lima puluh tiga tahun,” jelas cendekiawan Muslim Turki Muhammad Fethullah Gulen dalam bukunya Cahaya Abadi Muhammad SAW Kebanggaan Umat Manusia
Orang-orang musyrik Mekkah pun mencari-cari keberadaan Rasulullah. Bahkan mereka sampai tiba di mulut gua Tsur. Sahabat Abu Bakar yang menemani Rasulullah di dalam gua Tsur merasa gelisah. Sebab Abu Bakar selalu menganggap Rasulullah sebagai titipan amanah yang harus dijaga dengam sebaik-baiknya.
Namun disaat yang sama, Rasulullah sama sekali tidak risau. Wajah Rasulullah tetap senyum dan selalu tenang. Bahkan Rasulullah menenangkan Abu Bakar. “Wahai Abu Bakar, janganlah kau takut. Sesungguhnya Allah bersama kita. Menurutmu apa yang akan terjadi pada dua orang Allah telah menjadi yang ketiga bagi mereka,”
Dari kisah Rasulullah yang ditemani Abu Bakar dikejar oleh kaum musyrikin Mekkah ini dapat dipetik hikmah tentang ketawakalan yang dimiliki Rasulullah.
-
NASIONAL10/09/2026 14:00 WIBMuzani Ajak Warga Indonesia Doakan Jurnalis Hilang
-
JABODETABEK10/09/2026 14:30 WIBApi Melalap Ruang Kelas Sekolah di Jakbar
-
JABODETABEK10/09/2026 13:30 WIBKejar-kejaran di Jalan, 4 Pelajar Bogor Diamankan
-
DUNIA10/09/2026 18:00 WIBTrump: Perang Iran Akan Berakhir Setelah Pemilu
-
NASIONAL10/09/2026 17:00 WIB5 Jurnalis Hilang, DPR Minta SOP Liputan Diperketat
-
DUNIA10/09/2026 15:00 WIBHouthi Hujani Saudi Dengan Rudal Balistik
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
POLITIK10/09/2026 16:00 WIBPDIP Santai Hadapi Wacana Pemakzulan Masinton