Berita
Langgar Prokes Selama Pandemi COVID-19, 3 Restoran di Jakbar Disegel
AKTUALITAS.ID – Satpol PP Jakarta Barat kembali menutup sementara tempat usaha kafe yang kedapatan melanggar protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19. Tempat usaha yang ditutup setelah dilakukan razia pada Jumat malam, 8 Januari 2021. Kasat Pol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, penutupan itu sendiri berdasar pada Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan […]
AKTUALITAS.ID – Satpol PP Jakarta Barat kembali menutup sementara tempat usaha kafe yang kedapatan melanggar protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19. Tempat usaha yang ditutup setelah dilakukan razia pada Jumat malam, 8 Januari 2021.
Kasat Pol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, penutupan itu sendiri berdasar pada Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.
“Malam ini (red-Jumat malam) memang anggota kami melakukan patroli rutin untuk tempat-tempat usaha di wilayah Jakbar,” ujar Tamo dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021) .
Patroli sendiri dimulai dari pukul 19.00 WIB hingga selesai atau sekitar pukul 21.00 dipimpin patroli Kasi PPNS dan Penindakan Satpol PP Kota Jakbar, Ivand Sigiro dan menyasar tempat-tempat usaha yang masih buka hingga malam.
“Kami patroli rutin pelaksanaan PSBB tempat usaha usaha resto maupun tempat usaha, sampai dengan pukul 21.00 WIB tadi kami sudah start mulai pukul 19.00 beberapa tempat sudah kita lakukan penyegelan penutupan sementara selama 1×24 jam,” ujar Ivand.
Ivand menyebut saat disidak, kebanyakan resto melanggar protokol kesehatan dengan buka lebih dari jam 7 malam. Kedua, tidak ada imbauan terkait PSBB dalam resto dan juga kapasitas pengunjung yang tidak dibatasi.
Hasilnya, ada tiga tempat usaha yang terdiri dari 2 restoran di wilayah Srengseng dan 1 kedai kopi kawasan Joglo yang ditindak.
“Karena beberapa tempat belum melaksanakan protokol-protokol kesehatan, sementara dari 4 tempat yang sudah kami lakukan pemeriksaan kita sudah melakukan penyegelan di 3 tempat sama sekarang,” ujarnya.
Ke depan, bila tempat usaha tersebut masih bandel dan nekat melanggar peraturan, pihak satpol PP akan menyegel selama 3 hari dan dikenakan denda Rp50 juta.
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
RAGAM30/09/2026 13:30 WIBIlmuwan Jepang Sebut RI Simpan ‘Bom Waktu’ Megathrust
-
EKBIS30/09/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 30 September 2026 Naik Lagi
-
NASIONAL30/09/2026 19:00 WIBPengamat Desak Investigasi Dugaan Lifestyle Deputi Bakom
-
NASIONAL30/09/2026 13:00 WIBDPR Minta Pemerintah Kejar Dalang Karhutla Berulang
-
NASIONAL30/09/2026 17:00 WIBBasarnas Tegaskan Pencarian 5 Jurnalis Belum Berhenti
-
DUNIA30/09/2026 18:00 WIBPasar Jadi Kuburan! Hujan Bom Militer Myanmar Renggut 33 Nyawa Sipil
-
RIAU30/09/2026 19:30 WIBBantan Bersolek Sambut MTQ ke-51 Bengkalis