Berita
Said Aqil Tegaskan Penimbun Oksigen dan Obat saat Pandemi Dianggap Zalim
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Said Aqil Siradj menegaskan, mereka yang melakukan penimbunan oksigen dan obat-obatan saat pandemi COVID-19 dianggap zalim. Sebab, bagi masyarakat Indonesia sedang susah terpapar positif COVID-19. Ada juga dari mereka yang mengalami gejala sesak nafas yang membutuhkan oksigen. Bahkan, ada juga yang wafat menjadi korban corona. Maka, PBNU mengutuk keras […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Said Aqil Siradj menegaskan, mereka yang melakukan penimbunan oksigen dan obat-obatan saat pandemi COVID-19 dianggap zalim.
Sebab, bagi masyarakat Indonesia sedang susah terpapar positif COVID-19. Ada juga dari mereka yang mengalami gejala sesak nafas yang membutuhkan oksigen. Bahkan, ada juga yang wafat menjadi korban corona.
Maka, PBNU mengutuk keras tindakan bagi siapa saja oknum yang melakukan hal tersebut di tengah kondisi bangsa mengalami musibah wabah corona ini.
“Tindakan penimbunan obat-obatan, alat-alat kesehatan termasuk oksigen dan sebagainya, ataupun tindakan lain untuk mengambil keuntungan finansial dari pandemi COVID-19, yang merugikan pihak lain, terutama kerugian bagi korban pandemi COVID-19, adalah kezaliman,” kata Said Aqil SIraj di Jakarta, Kamis, (15/7/ 2021).
Melihat situasi dan kondisi saat ini, PBNU juga berharap kepada pemerintah, di antaranya kondisi saat ini banyak anak-anak yang menjadi korban COVID-19.
Oleh karena itu, Saiq Aqil berharap agar pemerintah lebih meningkatkan sosialisasi terkait COVID-19 terutama risiko anak-anak tertular COVID-19. Jika terdapat pasien COVID-19 dari anak-anak agar mendapatkan perhatian yang serius.
Dalam situasi PPKM Darurat ini, kata dia, pemerintah harus meningkatkan serta menambah sentra-sentra layanan vaksinasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang vaksinasi COVID-19.
Ia juga tetap meminta kepada warga untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Karena penyebaran COVID-19 tidak lagi hanya di daerah perkotaan, tetapi sudah menjalar ke berbagai daerah.
Oleh sebab itu, PBNU mendorong para kiai, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan sosialisasi. Selain itu mengajak masyarakat untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.
-
NASIONAL26/10/2026 09:00 WIBYLBHI Soroti Penangkapan dan Kekerasan Saat Gelombang Aksi Nasional
-
NUSANTARA26/10/2026 08:30 WIBBMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Berpotensi Diselimuti Awan Cumulonimbus
-
DUNIA26/10/2026 12:00 WIBIran Klaim Sukses Besar Hadapi Drone AS
-
NASIONAL26/10/2026 09:00 WIBDituduh Kunjungi Rumah Dubes Singapura Malam-Malam, Dino Patti: 100 Persen Hoaks
-
EKBIS26/10/2026 10:00 WIBSoal MSCI, Misbakhun: Rakyat Adalah Kekuatan Utama Ekonomi Indonesia
-
POLITIK26/10/2026 11:00 WIBMegawati: Jangan Jadi Generasi Pintar Tapi Tak Berkarakter
-
EKBIS26/10/2026 14:00 WIBDefiyan Cori Skakmat Definisi Korupsi Luhut
-
NUSANTARA26/10/2026 12:31 WIBDNIKS Dorong Akses Layanan dan Kesempatan Setara bagi Anak dengan Cerebral Palsy

















