Berita
10 Rumah di Sumbawa Rusak Diterjang Angin Kencang
AKTUALITAS.ID – Angin kencang menerjang Desa Supukur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat sore (15/10). Akibatnya, 10 rumah rusak karena terkena terjangan angin kencang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, peristiwa ini terjadi di Desa Supukur, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, NTB sekitar pukul 17.00 […]
AKTUALITAS.ID – Angin kencang menerjang Desa Supukur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat sore (15/10). Akibatnya, 10 rumah rusak karena terkena terjangan angin kencang.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, peristiwa ini terjadi di Desa Supukur, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, NTB sekitar pukul 17.00 WITA. Angin kencang terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.
“BPBD Kabupaten Sumbawa menginformasikan terdapat 10 rumah terdampak dengan kategori rusak sedang. Keadaan ini terlihat dari bagian atap rumah warga yang terlepas saat angin kencang menerjang,” kata Muhari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/10/2021).
Muhari mengatakan akibat hal tersebut, warga yang terdampak mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Lebih lanjut, untuk merespons kejadian ini, BPBD Sumbawa telah mendata, memantau, dan melakukan koordinasi lintas instansi untuk melakukan penanganan darurat. Lokasi kejadian yang merupakan pegunungan, menjadi salah satu kendala dalam pendistribusian logistik saat ini.
Sementara itu, tim gabungan dan masyarakat setempat bergotong royong untuk melakukan pemotongan atau pembersihan pohon-pohon tumbang yang menghalangi ruas jalan.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebutkan wilayah Sumbawa berpotensi hujan yang dapat disertai angin kencang hingga Minggu (17/10).
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca peralihan musim yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi,” pungkasnya.
-
RIAU23/09/2026 11:45 WIBWartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026
-
NASIONAL22/09/2026 19:00 WIBDPR Bongkar Skandal Label Gizi Beras
-
NASIONAL23/09/2026 06:00 WIBDPR: Jangan Tunggu Kapal Tenggelam Baru Bergerak
-
POLITIK23/09/2026 11:00 WIBPuan: Wacana Capres 2 Partai Belum Resmi
-
POLITIK22/09/2026 20:00 WIBPengamat: Syarat DPR 5% Bikin Partai Gerakan Rakyat Kelabakan
-
DUNIA23/09/2026 00:00 WIBSerangan Saudi Hantam Mokha, Anak-anak Jadi Korban
-
EKBIS23/09/2026 11:15 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp2,63 Juta
-
NUSANTARA23/09/2026 12:15 WIBDosen ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

















