Berita
Diduga akibat Percikan Api Las, Sebuah Pabrik di Jakarta Utara Terbakar
AKTUALITAS.ID – Kebakaran terjadi di kompleks pabrik di Jalan Swadaya 3, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (7/11). Sebanyak 12 Unit Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Humas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan, titik api pertama kali muncul pada pukul 09.04 WIB. Seorang warga bernama Yunus melaporkan ke Sudin […]
AKTUALITAS.ID – Kebakaran terjadi di kompleks pabrik di Jalan Swadaya 3, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (7/11). Sebanyak 12 Unit Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Humas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan, titik api pertama kali muncul pada pukul 09.04 WIB. Seorang warga bernama Yunus melaporkan ke Sudin Gulkamat Jakarta Utara.
Mulat menyebut, obyek yang terbakar adalah pabrik “Obyeknya pabrik,” kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (7/11/2021).
Api diduga bersumber dari percikan las yang dengan cepat melumat sebagian bangunan di sekitarnya. “Dugaan sementara dari percikan las,” ujar dia.
Saat ini api telah berhasil dijinakkan. Luas bangunan yang terbakar diperkirakan 25 meter persegi. Kerugian material akibat kejadian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. “Api sudah dilokalisir. Sekarang sedang proses pendinginan,” tandas dia
-
POLITIK11/08/2026 13:00 WIBSBY Absen Sidang MPR, Demokrat Pastikan Kesehatan Jadi Prioritas
-
NUSANTARA11/08/2026 14:00 WIBApi Makin Merambat, 899 Hektare Bromo Terbakar
-
DUNIA11/08/2026 15:00 WIBTrump Tuntut Iran Bayar Darah Korban Timur Tengah
-
NUSANTARA11/08/2026 23:00 WIBGunung Semeru Erupsi 8 Kali pada Selasa 11 Agustus 2026
-
NUSANTARA11/08/2026 17:00 WIBAir Habis, Api Sulit Padam di Palangka Raya
-
NASIONAL11/08/2026 16:00 WIBPengamat: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
-
DUNIA11/08/2026 18:00 WIBMojtaba Khamenei Reshuffle Militer Iran
-
NASIONAL11/08/2026 22:00 WIBBNPB Ungkap Alasan Tak Andalkan Hujan Buatan untuk Lawan Karhutla

















